Banjir, Longsor dan Angin Puting Beliung di Sulsel Berdampak 30 Orang Meninggal Dunia

Dampak banjir, longsor dan puting beliung di Sulsel, 30 orang meninggal dunia. Ribuan rumah dan belasan ribu hektar sawah juga terendam.

Banjir, Longsor dan Angin Puting Beliung di Sulsel Berdampak 30 Orang Meninggal Dunia
TribunJakarta/Nawir Arsyad Akbar
KEPALA Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho terkait pembaruan informasi gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (3/10/2018). 

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan sebanyak 30 orang meninggal dunia di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, hal itu terjadi akibat dampak banjir, longsor, hingga angin puting beliung yang melanda di wilayah Sulsel.

Selain 30 orang meninggal dunia, ribuan rumah dan belasan ribu hektar sawah terendam.

Hal itu dijelaskan Sutopo Purwo Nugroho melalui akun twitternya, @Sutopo_PN.

"Dampak banjir, longsor dan puting beliung di Sulsel, 30 orang meninggal dunia, 25 orang hilang, 47 luka-luka, 3.321 orang mengungsi, 76 unit rumah rusak, 2.694 rumah terendam, 11.433 hektare sawah terendam, serta 9 jembatan rusak," kata Sutopo Purwo Nugroho melalui akun twitternya.

Dalam postingan Sutopo Purwo Nugroho, tampak video amatir memperlihatkan bangunan yang hanyut terbawa arus banjir.

Namun, Sutopo Purwo Nugroho mengklaim, jika banjir di sebagian wilayah kini telah surut.

"Sebagian banjir mulai surut," jelasnya.

Nenek Selamatkan Cucu Meninggal

NURJANNAH Djalil (70), nenek yang viral setelah berusaha menyelamatkan cucunya dengan berpegangan di pohon, akhirnya meninggal dunia, Kamis (24/1/2019).

Halaman
123
Penulis:
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved