Berangkat Mengemis, Abah Ujang Naik Ojek Online dari Rumah
Pengakuan Abah Ujang selama mengemis di Ibu Kota juga mengejutkan para Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial
Awalnya Abah Ujang mengelak ketika disangkakan pihaknya sebagai pengemis.
Namun Abah Ujang tidak bisa mengelak, sebab sebelumnya pihaknya memergoki Abah Ujang terlihat mengemis di depan gerbang masuk Tip Top Rawamangun.
"Dia awalnya bilang nggak ngemis, tapi kita sudah lihat. Jadi kita amanin langsung ke posko," ungkap Sardi dihubungi pada Minggu (6/1/2019).
Usai diamankan di Posko Rawamangun Abah Ujang katanya dimintai keterangan sekaligus diperiksa barang bawaannya.
Para petugas pun terkejut ketika melihat isi kantong kresek yang dibawa Abah Ujang berisi uang cukup banyak.
Petugas menghitung uang yang dimiliki Abah Ujang ada sebanyak Rp 1.140.000 dalam berbagai pecahan.
Uang tersebut diakui Abah Ujang merupakan uang hasil mengemis selama dua hari belakangan.
"Dia ngaku kalau uang itu hasil ngemis, cuma dua hari dia bisa dapat uang segitu. Gimana kalau sebulan? setahun?," ujar Sardi.
Terkait hal tersebut, pria asal Sukabumi, Jawa Barat itu kemudian dibawa ke Kantor Sudin Sosial Jakarta Timur untuk dilakukan pendataan.
Selanjutnya, Abah Ujang dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II Cipayung, Jakarta Timur guna mendapatkan pembekalan pembinaan sosial.
"Harapannya agar tidak mengemis lagi. Di sana dia akan diberikan pemahaman kalau mengemis itu melanggar aturan, sementara dia tinggal di sana untuk dibina," jelasnya. (dwi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20190106abah-ujang-naik-ojek-online-dari-rumah.jpg)