Koran Warta Kota
Longsor Cisolok Sukabumi: Terdengar Suara Gemuruh Sebelum Azan Maghrib
Membuka awal tahun 2019 bencana kembali terjadi di Indonesia, kali ini tanah longsor menimpa Kampung Cigarehong Cimapag, Cisolok, Sukabumi.
Posisi ini memang tidak tertimbun seperti puluhan rumah lainnya, hanya mengalami kerusakan tembok dan atap bangunan.
"Alhamdulillah, kami berhasil selamat walaupun sempat terkena runtuhan atap dan tembok," ujar Deden.
Menurut warga lainnya, Jumnata, pascabencana tanah longsor yang melanda Kampung Cigarehong pada Senin, (1/1/2019), sudah terjadi empat kali longsor susulan di lokasi tersebut hingga Selasa kemarin.
"Kemarin (Senin) longsor susulan dua kali, tadi pagi (Selasa pagi) dua kali di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok. Tetapi tidak sebesar longsor pertama yang menimbun puluhan rumah," kata Jumnata, Selasa.
Menurutnya, walaupun tidak menyaksikan langsung longsor susulan tersebut, tetapi dirinya mendengar suara gemuruh dari lokasi tempat kejadian bencana.
Bahkan, ia pun masih trauma dengan kejadian tersebut.
Apalagi dua keluarganya meninggal dunia, enam terluka, dan 10 lainnya belum ditemukan.
Kedatangan dirinya ke lokasi bencana karena ingin membantu tim SAR gabungan yang saat ini masih melakukan pencarian puluhan jasad yang masih tertimbun longsor.
Mencekam
Selain kesaksian warga menjelang tanah longsor, proses evakuasi korban yang tertimbun juga mencekam.
Longsor susulan mewarnai proses evakuasi tersebut.
Tim evakuasi beserta warga berlarian menjauhi lokasi longsor.
Masyarakat yang tinggal di lereng bukit juga sempat merasa panik dan berlarian karena lokasi tersebut masih berpotensi longsor susulan.
Saat dinilai cukup aman, para relawan kembali ke lokasi untuk melanjutkan proses evakuasi.
Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi, Letkol (Inf) Haris Sukarman membenarkan longsor susulan masih terus terjadi di lokasi bencana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/hl-0201.jpg)