Breaking News:

Hari Guru Nasional

Hari Guru Nasional: Era Revolusi Industri 4.0, Guru Harus Bagaimana?

Hari Guru Nasional diperingati setiap tanggal 25 November. Era Revolusi Industri 4.0, Guru Harus Bagaimana?

Editor: Suprapto
banjarmasinpost.
Hari Guru Nasional diperingati setiap tanggal 25 November. 

Era Revolusi Industri 4.0, Guru Harus Bagaimana?

Penulis : Juri Ardiantoro, Ketua Umum IKA UNJ

REVOLUSI Industri 4.0 yang antara lain ditandai dengan adanya konektivitas dunia oleh jaringan internet atau siber telah mengubah tata kelola kehidupan sosial, termasuk perilaku masyarakatnya.

Bagaimana respon dunia pendidikan kita? Apakah dunia pendidikan telah dapat meletakan pijakan yang kuat dan kerangka yang memadai untuk membangun system pendidikan yang kompatibel dengan tuntutan era ini, sehingga Indonesia dapat menjadi bangsa yang bersaing dengan kemajuan bangsa lain.

Selain itu, bagaimana dengan kemajuan era teknologi nirkabel ini, pendidikan dapat  memandu kesadaran dan perilaku masyarakat bahwa Indonesia adalah bangsa yang harus dijaga dan dirawat pluralitasnya.

Inilah pertanyaan-pertanyaan kritis Juri Ardiantoro, Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) atau yang dulu dikenal Institut keguruan dan Ilmu Pendidikan Jakarta (IKIP JAKARTA) dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh setiap tanggal 25 November.  

Mengapa? Pertama, lebih dari setengah dari 262 juta jumlah penduduk Indonesia adalah pengguna internet. Apakah pengunaan internet ini menunjukkan aktivitas yang produktif dalam usaha-usaha kemajuan masyarakat dan bangsanya atau sebaliknya lebih sebagai aktivitas konsumtif?

Hari Guru Nasional: 7 Pahlawan Nasional Ini Ternyata Berprofesi sebagai Guru Top

Hari Guru Nasional: 7 Artis Ngetop Ini Berprofesi sebagai Guru, No 7 Lulusan Columbia University

Hari Guru Nasional: Ini Kata Ucapan Selamat Hari Guru Nasional 2018 untuk Facebook dan Whatsapp

Dunia pendidikan perlu menjawab tantangan ini, sebab pendidikan merupakan arena dimana manusia Indonesia berkeemapatan untuk mengembangan kapasitas manusia untuk melakukan pemanfaatan-pemanfaan secara produktif maupun inovasi-inovasi untuk kemajuan dan kemanfaatan umat manusia.

Kedua, dampak penggunaan internet, khususnya media social telah memberi kontribusi bagi disintegrasi sosial.

Wajah dunia social kita saat ini memperlihatkan sisi negatifnya, yakni pembelahan masyarakat baik karena berbeda keyakinan maupun berbeda pilihan politik.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved