Izin Frekuensi Terancam Dicabut, Ini Penyebab Utang Bolt Capai Rp 5,65 Triliun
PT INTERNUX, produsen modem Bolt kini tengah menjalani proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) senilai Rp 5,65 Triliun.
Editor:
Fred Mahatma TIS
"Kemudian pada 2014, setahun beroperasi pemerintah memberikan alokasi ke satu operator. Dan kebetulan operator ini punya cakupan layanan nasional. Ini satu pukulan bisnis paling telak bagi kami," sambung Dicky.
Alhasil, alih-alih terus dipasok untung, penjualan Internux melorot. Padahal, kata Dicky, para pemegang saham Internux telah menggelontorkan investasi mencapai Rp 8 triliun. (Anggar Septiadi)
Artikel ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Asal muasal produsen Bolt terjerat utang triliunan rupiah