Senin, 27 April 2026

90 Tahun Sumpah Pemuda

Prof Mahfud MD Jelaskan Makna Sumpah Pemuda Isu SARA dan Masyarakat Adil Makmur

Mahfud MD mengaitkan peringatan ke-90 tahun sumpah pemuda dengan isu suku agama ras dan antargolongan (SARA).

Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
Istimewa
MAHFUD MD 

Para panitia acara pada Rabu (12/8/2018) melakukan audience dengan Pemerintah Kota Jakarta Selatan

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Sri Yuliani saat menerima rombongan panitia mengatakan, setiap acara yang digelar tentu haruslah mengantongi semua izin yang ada, tak terkecuali bagi Panitia Pelaksana Setu Mangga Bolong Strike.

"Jadi harus dipenuhi terlebih dahulu izin-izinnya sehingga acara tersebut bisa berjalan sesuai dengan rencana yang telah dibuat," ujar Sri Yuliani kepada rombongan Panitia Pelaksana Festival Setu Mangga Bolong Strike, di Ruang Rapat Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu (12/9).

Sri menuturkan, selain izin, tentu ada beberapa hal yang patut diperhatikan, seperti peletakan stand bazar ataupun panggung yang digunakan.

"Tentunya dalam kegiatan seperti ini membawa budaya Betawi merupakan hal yang wajib sebagai upaya melestarikan budaya asli Jakarta," terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Festival Setu Mangga Bolong, Bang Bek mengatakan, latar belakang adanya festival ini adalah untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober.

Selain itu, kegiatan ini juga akan memperkenalkan tempat Setu Mangga Bolong kepada masyarakat, karena menurutnya, selama ini masyarakat lebih mengenal Setu Babakan dibandingkan Setu Mangga Bolong.

"Kegiatan rencananya akan diselenggarakan pada 28 Oktober 2018. Untuk memeriahkan kegiatan tersebut panitia akan membuat acara seperti lomba mancing, senam, dan berbagai macam kesenian Betawi," ujarnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved