Jumat, 24 April 2026

Tiang Pancang Beton Mulai Dipasang di Lahan Terminal Depok

Pengerjaan proyek revitalisasi Terminal Terpadu Depok kini mulai memasuki tahap pembuatan pondasi.

Penulis: Budi Sam Law Malau |
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Material blok beton (atas) dan sheetpile beton di lahan terminal Depok, dimana Metro Stater tengah dikerjakan, Selasa (14/8/2018). 

PENGERJAAN proyek revitalisasi Terminal Terpadu Depok atau Metro Stater di lahan terminal di Jalan Margonda Raya, Depok, kini mulai memasuki tahap pembuatan pondasi.

Yakni dengan pemancangan sheetpile beton di lahan terminal untuk memperkuat dan penahan tanah sebelum konstruksi bangunan dibuat.

"Rencananya hari ini, kita mulai pemancangan sheetpile beton," kata Muttaqin, Juru Bicara PT Andyka Investa selaku pengembang dan investor proyek Metro Stater ini, kepada Warta Kota, Selasa (14/8/2018).

Material blok beton (atas) dan sheetpile beton di lahan terminal Depok, dimana Metro Stater tengah dikerjakan, Selasa (14/8/2018).
Material blok beton (atas) dan sheetpile beton di lahan terminal Depok, dimana Metro Stater tengah dikerjakan, Selasa (14/8/2018). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Sebelumnya kata Muttaqin, pihaknya sudah melakukan land clearing atau pembersihan lahan di lokasi lahan dimana Metro Stater akan dibangun.

Pembersihan lahan dilakukan dengan menggunakan alat berat.

"Tiap malam material terus berdatangan dan masuk ke lokasi pengerjaan proyek," katanya.

Diantaranya kata dia selain sheetpile beton juga block beton

Sebelumnya ia mengatakan untuk awal, pihaknya akan mengerjakan bangunan terminal di sebagian lahan seluas sekitar 17 ribu meter persegi, dari total lahan sekitar 2,6 hektar.

Menurutnya ada beberapa tahapan yang akan dilakukan pihaknya di pengerjaan awal ini.

"Yakni land clearing, lalu pemasangan sheet lpile di sekeliling lokasi, kemudian pengerukan lahan, bor pile, pemasangan tiang pancang dan betonisasi lantai," kata Muttaqin.

Setelah semuanya rampung, kata dia, barulah konstruksi bangunan utama didirikan.

Dari total investasi Rp 1,3 Triliun yang akan digelontorkan pihaknya dalam mega proyek ini, untuk pembanguhan awal dana yang akan dihabiskan sekitar Rp 70 Miliar.

Sebenarnya pengerjaan proyek ini sudah mulai dilakukan pihaknya pada akhir April 2017 lalu.

Yakni berupa pemerataan lahan di sebagian lahan terminal yang akan dibangun, di bagian belakang lahan di sisi Kali Baru.

Belasan tiang pancang turap baja atau sheet piles sudah dipasang pihaknya di sana untuk memperkuat lahan atau tanah.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved