Tiang Pancang Beton Mulai Dipasang di Lahan Terminal Depok

Pengerjaan proyek revitalisasi Terminal Terpadu Depok kini mulai memasuki tahap pembuatan pondasi.

Tiang Pancang Beton Mulai Dipasang di Lahan Terminal Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Material blok beton (atas) dan sheetpile beton di lahan terminal Depok, dimana Metro Stater tengah dikerjakan, Selasa (14/8/2018). 

Setelah semuanya rampung, kata dia, barulah konstruksi bangunan utama didirikan.

Dari total investasi Rp 1,3 Triliun yang akan digelontorkan pihaknya dalam mega proyek ini, untuk pembanguhan awal dana yang akan dihabiskan sekitar Rp 70 Miliar.

Sebenarnya pengerjaan proyek ini sudah mulai dilakukan pihaknya pada akhir April 2017 lalu.

Yakni berupa pemerataan lahan di sebagian lahan terminal yang akan dibangun, di bagian belakang lahan di sisi Kali Baru.

Belasan tiang pancang turap baja atau sheet piles sudah dipasang pihaknya di sana untuk memperkuat lahan atau tanah.

Namun yang sejak April 2017 itu baru sebagian kecil saja dan pengerjaannya di lahan bagian paling belakang. Sementara yang dilakukan saat ini adalah di lahan.

Ia mengatakan nilai investasi yang ditanam pihaknya dalam pembangunan mega proyek ini adalah Rp 1,3 Triliun lewat kerjasama bangun guna serah (BGS) dengan Pemkot Depok.

Metrostater atau Terminal Terpadu Kota Depok kata Muttaqin nantinya akan dilengkapi dengan mega blok komersil, hotel dan apartemen 22 lantai.

Ditargetkan pengerjaan bangunan utama Terminal Terpadu beserta segala fasilitasnya, akan selesai dalam waktu satu tahun.

"Setelah itu baru, kami membangun blok komersil, hotel dan apartemennya" kata Muttaqin.

Menurutnya bangunan utama Metrostater atau Terminal Terpadu akan mengintegrasikan terminal dengan Stasiun KA Depok Baru.

Selain itu bangunan dilengkapi fasilitas modern untuk kemudahan dan kenyamanan penumpang mencari alat transportasi.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved