Kamis, 9 April 2026

Pak Anies! Ada Kontraktor Menang Tender Program Penyediaan Susu dan Kacang Hijau

HASIL tender program revolusi putih 'susu prabowo' memperoleh hasil agak aneh di salah satu tendernya.

ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) seusai pada pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10/2017). Presiden Joko Widodo melantik Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta dan Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk periode 2017-2022. 

HASIL tender program revolusi putih 'susu prabowo' memperoleh hasil agak aneh di salah satu tendernya. 

Bukannya perusahaan yang berpengalaman menyediakan bahan pangan, pemenangnya justru perusahaan konstruksi. 

Program revolusi putih merupakan gagasan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, untuk menyediakan susu UHT dan bubur kacang hijau bagi siswa SD di Jakarta.

Dari penelusuran Warta Kota, total terdapat 14 paket tender terkait program revolusi putih 'susu prabowo'.

Di website LPSE, tender itu diberi nama 'penyediaan makanan tambahan anak sekolah berupa bubur kacang hijau dan susu'.

Tapi salah satu paketnya justru memenangkan sebuah perusahaan konstruksi alias kontraktor.

Padahal jelas-jelas pengadaan dalam program revolusi putih adalah penyediaan susu UHT dan bubur kacang hijau.

Paket yang dimenangkan perusahaan konstruksi adalah paket 'Penyediaan Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) Berupa Susu Di Lingkungan Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Barat'.

Dalam paket itu pemenangnya adalah PT. Tangan Pembangun Nusantara dengan nilai kontrak Rp 3.7 Milliar.

PT Tangan Pembangun Nusantara yang memenangkan tender penyediaan susu dan bubur kacang hijau untuk siswa sekolah di Jakarta.
PT Tangan Pembangun Nusantara yang memenangkan tender penyediaan susu dan bubur kacang hijau untuk siswa sekolah di Jakarta. (lpse.jakarta.go.id)

Berdasarkan penelusuran Warta Kota dari beberapa tender di LPSE, PT Tangan Pembangun Nusantara justru lebih sering mengikuti tender proyek-proyek konstruksi, bukan pengadaan bahan pangan. 

Salah satunya PT Tangan Pembangun Nusantara pernah mengikuti lelang proyek rehab total pembangunan gedung kantor lurah bukit duri dengan nilai tender Rp 6,5 milliar. 

Tapi saat itu PT Tangan Pembangun Nusantara tak memenangi tender tersebut. 

PT Tangan Pembangun Nusantara saat mengikuti tender proyek konstruksi.
PT Tangan Pembangun Nusantara saat mengikuti tender proyek konstruksi. (lpse)
PT Tangan Pembangun Nusantara saat ikut tender proyek konstruksi.
PT Tangan Pembangun Nusantara saat ikut tender proyek konstruksi. (lpse)

Selain itu PT Tangan Pembangun Nusantara juga pernah mengikuti tender proyek Pelaksanaan Fisik Rehab Masjid dan Gedung LVRI tahun 2016 di Pemprov DKI. 

Tetapi lagi-lagi perusahaan tersebut kalah di lelang tersebut. 

Dari 3 tender itu, tampak perusahaan tersebut menggunakan NPWP yang sama, yakni dengan nomor 70.754.007.6-015.000. 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved