Ramadan 2018
200 Motor Satgas Pertamina Siap Distribusikan BBM di Titik Kemacetan Ruas Tol
Pada saat menjelang arus mudik dan arus balik akan dilakukan penambahan armada mobil tangki beserta awaknya dan kantong BBM cadangan di SPBU.
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Fred Mahatma TIS
PT PERTAMINA (Persero) membentuk Satuan Tugas (Satgas) selama Ramadan dan Idul Fitri 1439 Hijriah (2018). Satgas ini akan akan mengawal ketersediaan dan kelancaran distribusi ke seluruh wilayah Indonesia serta melayani kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas elpiji bagi masyarakat, khususnya pemudik selama puasa dan Idul Fitri 2018.
Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menyatakan, dalam menghadapi Ramadan dan Idul Fitri 2018, Pertamina melakukan langkah persiapan dimulai dari penyediaan stok BBM.
“Sementara nanti pada saat jelang arus mudik dan arus balik akan dilakukan penambahan armada mobil tangki beserta awaknya, membuat kantong BBM di SPBU sebagai BBM cadangan, menyiapkan BBM kemasan, serta SPPBE Kantong,” tutur Adiatma dalam konferensi pers Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 1439 Hijriah di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (16/5/2018).
Baca: Tak Cuma BBM yang Aman, Fasilitas Pendukung pun Disiapkan Pertamina MOR III
Sebagaimana tahun sebelumnya, untuk melayani pemudik, Pertamina juga telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mengantisipasi kelancaran pasokan BBM, antara lain membangun Kios Kemasan (KiosK)/Serambi Pertamax, Mobil Dispenser Unit, BBM Kemasan di SPBU serta Motor/Mobil Pengantar Kemasan BBM.
Layanan khusus ini akan disediakan di sepanjang jalur mudik Pulau Jawa baik jalan tol maupun non tol serta jalur Sumatera.
"Semua layanan ini sebagai komitmen Pertamina untuk memberikan kemudahan dan menambah kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan mudik, sehingga tidak khawatir kehabisan BBM di tengah perjalanan," ujar Adiatma.
200 Motor Satgas
Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina Gandhi Sriwidodo, mengatakan, antisipasi peningkatan jumlah pemudik tahun ini juga membuat Pertamina menerjunkan 200 motor satgas untuk dapat mendistribusikan BBM di titik kemacetan yang ada di jalan tol.
“Kami akan menyediakan 200 motor satgas yang akan membawa produk BBM kemasan di sepanjang jalur tol yang berpotensi macet seperti di Brexit," katanya.
Selain itu, lanjutnya, Pertamina juga menyediakan BBM di 7.600 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Indonesia, serta menyediakan BBM melalui rest area di tol.
Khusus untuk ruas tol yang belum tersedia SPBU, perseroan akan menyediakan mobile dispenser dengan tangki timbun spesial di 13 titik jalur mudik serta menyediakan KiosK.
"Kegiatan mudik soalnya makin besar tahun ini karena ada jalan tol baru dari Jakarta-Surabaya, akan berdampak pada peningkatan jumlah pemudik darat. Sehingga Pertamina antisipasi jauh-jauh hari. Biasanya dua minggu sebelum dan sesudah, sekarang jadi tiga minggu sebelum lebaran dan setelah lebaran," tandasnya.
Meningkat 11-13 Persen
Sementara itu, Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Basuki Trikora Putra menegaskan, Pertamina memperkirakan tahun ini ada peningkatan volume kendaraan sekitar 11-13 persen dibandingkan tahun lalu,
"Jumlah pemudik menggunakan roda dua diperkirakan mencapai 7,67 juta, naik dibanding tahun 2017 yang mencapai 6,8 juta. Sementara jumlah pemudik yang menggunakan roda empat diperkirakan mencapai 3,46 juta, naik dari tahun 2017 yang mencapai 3,1 juta, " ungkap Tiko.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180518-pertamina-pusat_003_20180518_164441.jpg)