Sabtu, 11 April 2026

Aksi Terorisme

Empat Penyerang Mapolda Riau Tewas, Sopir yang Bawa Komplotan Teroris Kabur

Salah satu pelaku sambil menenteng senjata tajam Katana, menyerang anggota polisi.

ISTIMEWA
Satu orang tergeletak di tengah lapangan Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018). 

KAPOLDA Riau Irjen Nandang melalui Kabid Humas AKBP Sunarto, merilis kronologi penyerangan terduga teroris ke Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018) pagi.

Sunarto menjelaskan, sekitar pukul 09.00 WIB, sebuah mobil minibus warna putih yang ditumpangi beberapa orang, tiba-tiba menerobos masuk lewat pagar depan Mapolda Riau.

Saat dicoba dihentikan, para penumpangnya turun dari mobil. Salah satu pelaku sambil menenteng senjata tajam Katana, menyerang anggota polisi.

Baca: BREAKING NEWS: Mapolda Riau Diserang Teroris

Sampai di halaman Mapolda Riau, penumpang turun dan menyerang anggota menggunakan senjata tajam. Dua polisi terluka akibat terkena bacok. Mereka adalah Brigadir Jon Hendri anggota Propam, yang terluka di bagian ibu jari kanan. Satu lagi adalah Kompol Farid Abdulah, anggota Bidkum Polda Riau terluka di bagian belakang kepala.

Sedangkan mobil terus melaju ke arah pagar samping, hingga menabrak beberapa orang lainnya. Dua orang jurnalis yang saat itu sedang bersiap meliput kegiatan ekspose narkoba di halaman Mapolda Riau, juga terluka akibat tertabrak mobil teroris. Mereka adalah Ryan Rahman, wartawan TV One dan Rahmadi, wartawan MNC TV.

"Sementara itu satu orang anggota kita, Ipda Auzar, tewas tertabrak mobil," jelas Sunarto kepada Tribunpekanbaru.com.

Baca: Ini Dia Sosok Ipda Auzar yang Gugur dalam Aksi Serangan Teroris di Mapolda Riau

Sunarto menambahkan, empat terduga teroris berhasil dilumpuhkan aparat hingga tewas.

"Beberapa barang bukti kita amankan termasuk kendaraan. Saat ini sang sopir yang berhasil melarikan diri masih dalam pengejaran," beber Sunarto.

Petugas dari Tim Jibom kini masih memeriksa dan melakukan pendalaman terhadap jasad pelaku dan mobil yang digunakan.

Terkait apakah ada benda mencurigakan atau bahan peledak, Sunarto menjawab, "Satu orang pelaku saat itu diketahui memakai semacam body vest." (Rizky Armanda)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved