Penetrasi Asuransi Masih di Posisi Sangat Rendah di Bawah Dua Persen dari Produk Domestik Bruto
Presiden Direktur Prudential Indonesia, Jens Reisch, mengatakan, Prudential Indonesia optimistis terhadap potensi pasar asuransi jiwa di Indonesia.
Penulis: |
WARTA KOTA, SETIABUDI---Presiden Direktur Prudential Indonesia, Jens Reisch, mengatakan, Prudential Indonesia optimistis terhadap potensi pasar asuransi jiwa di Indonesia.
Penetrasi asuransi masih berada di posisi yang sangat rendah di bawah dua persen dari produk domestik bruto.
Baca: Prudential Realisasikan Total Klaim Tahun 2017 Sebesar Rp 12.3 Triliun
Menanggapi hal ini, Prudential Indonesia berkomitmen meningkatkan inovasi produk dan layanannya untuk memenuhi kebutuhan perlindungan jiwa dan keuangan nasabah yang terus meningkat.
Sejumlah inovasi telah dihadirkan tahun lalu, di antaranya Prumedical network, sebuah jaringan rumah sakit rekanan perusahaan yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah Prudential Indonesia dalam mendapatkan perlindungan rawat inap.
Baca: Kecewa Layanan Prudential
Beberapa kemudahan dan kenyamanan yang dihadirkan oleh Prumedical network antara lain lewat jaminan ketersediaan kamar rawat inap tanpa biaya tambahan dan penempatan staf khusus Prudential yang hadir untuk membantu proses administrasi nasabah dari sebelum sampai selesai rawat inap.
Per bulan Maret 2018, layanan Prumedical network telah tersedia di 47 rumah sakit di 25 kota di Indonesia.
Seiring dengan perkembangan digital di Indonesia, Prudential juga terus memperkuat layanan digitalnya dalam melayani nasabah dan para tenaga pemasarnya.
Baca: Prudential dan Dompet Dhuafa Kembali Bina 800 Pemuda Tangguh
Tahun lalu, pengajuan asuransi jiwa oleh calon nasabah secara darinng melalui aplikasi sudah mencapai 40 persen dari total pengajuan.
Perusahaan juga melengkapi jaringan tenaga pemasarnya yang terbesar di Indonesia dengan Pruforce, sebuah aplikasi digital yang dapat diakses oleh tenaga pemasar Prudential kapan pun dan di mana pun saja.
Di tahun 2018, Pruforce memberikan peningkatan layanan bagi nasabah dimana mereka bisa melakukan transaksi dan mendapatkan perlindungan dalam hitungan menit di mana pun di Indonesia.
Baca: Premi Asuransi Prudential Hangus
Di tahun 2017, Prudential Indonesia tetap menempatkan kegiatan tanggung jawab sosial (corporate social Responsibility/CSR) sebagai salah satu prioritas perusahaan.