Sekda Kota Bekasi Mulai Ributkan Jalan Berbayar di Jakarta

Pemerintah Kota Bekasi meminta wacana jalan berbayar kendaraan ke DKI Jakarta bagi luar daerah supaya dikaji ulang.

Sekda Kota Bekasi Mulai Ributkan Jalan Berbayar di Jakarta
Warta Kota/Ahmad Sabran
Jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) di Jalan MH Thamrin. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Pemerintah Kota Bekasi meminta wacana jalan berbayar kendaraan ke DKI Jakarta bagi luar daerah supaya dikaji ulang.

Sebab yang merasakan dampak langsung terhadap implementasi wacana ini adalah masyarakat langsung.

"Harusnya ada pembicaraan dulu dengan yang terkena bebannya, dalam hal ini daerah-daerah (pengendara) yang akan masuk ke Ibu Kota Negara," kata Sekretaris Daerah Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (2/4/2018).

Rayendra mengatakan, pemerintah pusat juga harus menggelar rapat bersama dengan pemerintah daerah dan legislatif di setiap daerah untuk menyusun rumusannya.

Sejauh ini, daerah belum mendapat undangan rapat tentang rencana pemberlakuan tarif tersebut. "Saya menyarankan, sebaiknya bicara dulu dengan Pemda dan DPRD," ujar Rayendra.

Menurut dia, rapat koordinasi dengan tiap daerah perlu dilakukan untuk mempercepat sosialisasi ke masyarakat setempat.

Baca: Ini Pertemuan Syahrini dengan First Travel

Jangan sampai, wacana ini lemah disosialisasikan ke masyarakat sehingga dikhawatirkan bisa terjadi polemik. "Kita mendukung rencana pemerintah pusat sejauh kebijakan ini untuk masyarakat," jelasnya.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Deded Kusmayadi, menambahkan rencana penerapan sistem ini perlu formulasi yang tepat.

Sebab, mengidentifikasi kendaraan dari masuk ke Jakarta, termasuk kendaran asal Jakarta ini bukan perkara mudah.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved