Kamis, 9 April 2026

Ketika Monyet Mulai Buat Teknologi Seperti Manusia Purba

Segerombolan monyet di Thailand dan Brasil terdeteksi mulai membuat teknologi sederhana seperti manusia purba.

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) terlihat di area Cagar Alam Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (5/5/2013). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Segerombolan monyet di Thailand dan Brasil terdeteksi mulai membuat teknologi sederhana seperti manusia purba. 

Di Thailand ditemukan di segerombolan monyet liar berjenis Macaca Fascicularis di Pulai Piak Nam Yai. 

Peneliti dari Inggris dan Thailand menemukan para monyet belajar menggunakan alat untuk membuka kacang dan mengupas tiram serta kelapa sawit.

Dalam pengamatan tersebut, peneliti mendapati monyet menggunakan batu sebagai 2 tuas untuk membuka makanan mereka.

Sebuah batu besar dengan berat sekitar 2 kilogram, digunakan sebagai palu untuk menghancurkan kulit kacang.

Sedangkan satu batu lagi memiliki bentuk yang cukup tajam digunakan seperti pisau untuk membuka tiram.

Baca: Anak Pengusaha Perhiasan Bawa Orangtua Palsu di Pernikahannya

"Ini memberi kontribusi pada peningkatan pemahaman kita bahwa tidak hanya kera dan manusia yang menggunakan alat untuk berbagi tugas," ungkap Profesor Tomos Proffitt, salah satu penulis penelitian ini dikutip dari AFP, Rabu (21/03/2018).

"Kita harus melihat monyet macaques sebagai pemecah masalah yang sangat cerdas, dengan cara yang sama seperti simpanse, monyet capuchin, dan manusia purba," imbuh pria yang menjadi rekan peneliti post-doctoral British Academy di University College London tersebut.

Selain itu, temuan yang diterbitkan dalam jurnal Royal Society Open Science tersebut juga menjelaskan bahwa kelapa sawit sebenarnya baru ada di pulau itu beberapa waktu terakhir.

Ini berarti bahwa monyet macaca telah belajar menggunakan alat untuk mengakses makanannya dengan sangat cepat. Itu juga menjadi bukti dari evolusi.

"Apa yang kita lihat adalah bahwa mereka beradaptasi dengan alat batu yang digunakan untuk mengakses sumber makanan lain yang jauh dari pantai," kata Proffitt.

Penelitian semacam ini juga pernah dilakukan di Brasil pada 2016 lalu.

Saat itu para peneliti mengamati monyet capuchin berjenggot.

Monyet capuchin
Monyet capuchin (Thinkstockphoto)

Baca: 4 Tanda Petugas Makin Percaya Harimau Bonita Jadi-Jadian

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved