Saat Lagu Batak 'Sinanggar Tulo' Dilantunkan, 600 Warga Spanyol Larut Gembira Sambil Menari
Begitu dua penyanyi Mataniari menyanyikan lagu tersebut ... 600-an penonton yang seluruhnya warga Spanyol sontak larut dalam kegembiraan.
WARTA KOTA, PALMERAH -- Sabtu malam itu konser musik hasil kerja sama antara kelompok musik uning-uningan Batak Toba, Mataniari, maestro jazz Indonesia Adra Karim, dan Orquestra de Comarade Sierro (OCAS) asal Asturia, Spanyol di Niemeyer Auditorium, Oviedo, Spanyol, ditutup dengan lagu Batak Sinanggar Tulo.
Begitu dua penyanyi Mataniari menyanyikan lagu tersebut dalam iringan musik orkestra asal Spanyol itu, 600-an penonton yang seluruhnya warga Spanyol tersebut sontak larut dalam kegembiraan.
Sebagian penonton bahkan berdiri dari kursi lalu turun ke depan panggung untuk bersama-sama menari khas Batak.
Mereka menggerakkan pergelangan tangan ke atas dan ke bawah sambil menggoyangkan badan.
Malam yang sudah agak larut Sabtu (16/12/2017) waktu setempat, tak menyurutkan penonton untuk berjoget bersama penyanyi.
Bahkan penonton yang masih bertahan di tempat duduk pun tampak ikut menggerakkan pergelangan tangan mereka hingga lagu itu berakhir.
Suasana ceria ketika warga berbaur dengan musisi Batak berjumlah sembilan orang itu, membuat penonton konser bertajuk "Simfonico Indonesia" itu terlihat puas atas kegiatan yang diprakarsai Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) itu.
Hal yang agak mengejutkan adalah ternyata warga Spanyol banyak yang sudah mengenal bahkan bisa menyanyikan lagu 'Sinanggar Tulo' dengan semangat dan menari khas Batak.
Saat mendengar lagu tersebut dinyanyikan, tanpa ada komando sebagian langsung berdiri dan maju ke depan panggung untuk menari dengan mengajak sebagian penonton, sehingga suasana begitu meriah.
"Sungguh mengejutkan ternyata lagu Sinanggar Tulo sudah mendunia khususnya di Spanyol," kata Kasubdit Diplomasi Budaya Luar Negeri, Ditjen Kebudayaan, Kemdikbud, Ahmad Mahendra yang ikut menyaksikan konser tersebut.
Diperoleh informasi, perkenalan warga Spanyol kepada lagu 'Sinanggar Tulo' dimulai dengan banyaknya media sosial Spanyol menampilkan lagu tersebut
Bukan itu saja. 'Sinanggar Tulo' makin dikenal warga Spanyol pasca OCAS 27 Juli-16 Agustus 2017 hasil kerja sama dengan Mataniari mengadakan pertunjukan di Tabah Toba, Sumatera Utara, dan Jakarta.
Di situ orkestra asal Asturia, Spanyol itu dalam setiap pertunjukan di Indonesia selalu mengiringi lagu Sinanggar Tulo.
Rupanya alunan musik untuk mengiringi lagu yang penuh ceria itu sangat cocok dengan orkestra tersebut, sehingga ditampilkan di depan publik Spanyol.
Kemdikbud sendiri berkeinginan lagu Sinanggar Tulo makin mendunia dan dikenal tidak saja oleh warga Spanyol tapi juga negara lain, sama halnya dengan lagu Bengawan Solo yang sudah dikenal di sejumlah negara Asia Timur, seperti China.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sinanggar-tulo_20171219_030827.jpg)