Wanita Digerogoti Anjing
Ini Curhatan Terakhir Tante Vero kepada Ketua RT
Karenanya, kata Fauzi, warga sekitar cukup sedih dan turut berduka saat mengetahui Tante Vero meninggal dunia.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
Baca: Mau Ikut Acara di Indosiar, Dua Bocah Asal Lampung Ini Malah Tersesat di Senen
Di salah satu kamar di area di dekat kebun atau halaman belakang di Rumah Kos Puri Asih itulah, Asnawati ditemukan tak bernyawa, Jumat (24/11/2017) dini hari.
Jenazahnya sudah membusuk, dan beberapa bagian, terutama di tangan dan kakinya, tidak utuh lagi, karena digerogoti oleh sembilan ekor anjing peliharaannya.
Menurut Fauzi, Asnawati memang cukup bermasyarakat dan lebih aktif dalam setengah tahun terakhir.
"Pengajian, senam, dan arisan ibu-ibu di sini, dia aktif sekali dan selalu ikut," ucap Fauzi.
Baca: Alexis Berhenti Beroperasi, Karyawan Minta Pemprov DKI Kasih Jalan Keluar
Ia menjelaskan, Asnawati sudah lebih 10 tahun tinggal di wilayah itu. Di KTP-nya, Asnawati tercatat sebagai warga RT 3/7, Kelurahan Pondok Cina, Beji, Depok.
Sedangkan Puri Asih di mana Asnawati bekerja dan tinggal adalah RT 4, RW 7.
"KTP dia kenapa RT 3 RW 7? Karena di sana di RT sebelah itu, Tante Vero dipercaya jaga kos juga. Rumah Kos Palimanan namanya," ungkap Fauzi.
Namun kata Fauzi, Tante Vero lebih banyak di Puri Asih.
Baca: Jokowi: Saya Sebagai Presiden Tidak Pernah Keluarkan Izin Reklamasi, Sebagai Gubernur Juga Tidak
"Soalnya yang kosan di Palimanan sudah ada penjaga kos lain, Pak De, disapanya," jelas Fauzi.
Sedangkan dalam kartu keluarga atau KK, lanjut Fauzi, Asnawati tercatat tinggal berdua saja dengan anak perempuannya.
"Tapi anak perempuannya itu jarang ke sini. Dia tinggal di Johar Baru. Sekarang anaknya ada di dalam rumah kos, yang orangnya gemuk dan pakai jilbab biru tadi," papar Fauzi.
Baca: Ini Solusi Sandiaga Uno untuk Para Mantan Sopir Parkir Valet Hotel Alexis
Ia mengaku tak tahu di mana suami Asnawati berada.
"Saya enggak kenal dan enggak tahu suaminya. Sepertinya sudah pisah lama. Sejak kenal Tante Vero, saya enggak pernah tahu suaminya," aku Fauzi.
"Selama ini memang warga dan ibu-ibu tahu kalau Tante Vero sakit diabetes basah. Jadi, sepertinya dia meninggalnya karena diabetes itu," sambung Fauzi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rumah-indekos-puri-asih-3_20171125_205608.jpg)