Jumat, 15 Mei 2026

Pabrik Petasan Terbakar

Ketakutan Ano Terbukti Benar

Perasaan bangga dan percaya yang dirasakan Ano (57), warga Tasikmalaya, ketika melihat putranya, Gunawan, bisa mandiri, kini pupus sudah.

Tayang:
Warta Kota/Dwi Rizki
Ano, ayah dari Gunawan, korban tewas pabrik petasan di Kosambi, Jakarta Barat pada Kamis (26/10/2017) tengah menunggu proses identifikasi jenazah putranya. 

Bayang-bayang bahaya petasan terus menggelayuti pikirannya, walaupun sang anak katanya telah mendapat gaji dan mengirimkan uang setiap bulan.

Namun sayang, kebahagian sang anak tidak berlangsung lama.

Baca: RS Polri Sediakan Nomor HP Khusus, Ruang Jenazah RS Polri Siap Tampung 80 Jenazah

Kabar meledaknya pabrik petasan di kawasan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten tepat seperti yang diceritakan sang anak muncul dalam pemberitaan televisi.

Dirinya yang panik pun segera menelepon sang anak yang tidak kunjung mengangkat panggilan teleponnya.

"Selama kerja memang belum sempat pulang ke rumah, cuma telepon aja. Saya dari pertama berangkat (merantau) sampai sekarang belum ketemu sama anak," ungkapnya sedih.

Namun, nasi sudah menjadi bubur, dirinya mengaku hanya bisa pasrah atas kehendak Tuhan.

Ano hanya berharap agar bisa segera membawa pulang dan memakamkan jenazah anaknya. 

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved