Kangen Sama Makanan dari Makassar? Yuk ke Summarecon Mall Bekasi
Berbagai jenis replika dari Balla, rumah khas Makassar telah menghiasi dekorasi dari puluhan booth makanan di Festival Kuliner Bekasi
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTA KOTA, BEKASI -- Nuansa Kota Makassar begitu terasa saat memasuki area parkir barat The Downtown Walk, Summarecon Mall Bekasi (SMB), Kota Bekasi, Rabu (11/10) petang.
Berbagai jenis replika dari Balla, rumah khas Makassar telah menghiasi dekorasi dari puluhan booth makanan di Festival Kuliner Bekasi (FKB) ini.
Bahkan agar lebih menarik lagi, pengelola membuat replika Kapal Pinisi dan Tugu Kayu berbentuk rumah Toraja serta Pantai Losari.
Adapun Kapal Pinisi merupakan kapal layar tradisi Kota Makassar sejak beberapa abad silam.
Area seluas 9.500 meter persegi ini telah dipenuhi oleh 81 tenant yang terbagi menjadi 48 tenda dan 33 gerobak dengan ciri khas makanan Makassar dan nusantara.
“Ini adalah kegiatan kelima kami menyelenggarakan FKB dan kali ini mengusung kuliner khas Makassar,” ujar Center Director SMB, Ugi Cahyono pada Rabu (11/10).
Selain tema masakan Makassar yang membedakan dengan tahun sebelumnya, di tahun ini FKB juga menghadirkan permainan bagi anak-anak dan Gyro Rides.
Di dalam FKB kali ini juga akan hadir Festival Kopi dan The Downtown Walk Festival dengan sederet penyanyi ternama Indonesia.
“Untuk menambah nilai edukasi bagi pengunjung, pada tahun ini kami bekerja sama dengan Taman Mini Indonesia Indah menampilkan mini museum yang didalamnya terdapat berbagai kebudayaan khas Makassar,” kata Ugi.
Ugi menjelaskan, hidangan yang disajikan dalam booth FKB kali ini seperti soto Makassar, mie kering, sop konro karebosi, nasi goreng merah, mie Titi, ayam pedes Bali Made, ketupat gloria 65 Ny. Kartika Tjandra, bakso Bom Mas Erwin dan sebagainya.
Sedangkan menu cemilan dalam gerobak seperti es teler Panaikang, pisang Ku Riang, kopi joss & roti bakar, jagung bakar legenda, tahu slawi dan sebagainya.
“Kami tidak hanya fokus pada kuliner saja, tapi kehadiran FKB juga melestarikan kebudayaan Makassar, seperti ragam tarian Sulawesi Selatan di antaranya Tarian Gandrang Bulo, Tari Pakarena, Tari Pa’Gellu, Tari Paduppa dan kesenian Paraga,” jelasnya.
Selama 26 hari dari 20 September hingga 15 Oktober ini, pengunjung dapat menikmati acara FKB dari pukul 11.00-22.00 pada hari Senin-Kamis.
Khusus hari Jumat mulai pukul 16.00-23.00. Lalu hari Sabtu dan hari libur dimulai pada pukul 11.00-23.00, sedangkan hari Minggu dari pukul 11.00-22.00.
Untuk dapat menikmati kuliner dan permainan, pengunjung terlebih dahulu melakukan transaksi pengisian kartu FKB di setiap booth kasir di dalam area.
Selain dapat digunakan untuk bertransaksi di acara FKB, kartu ini juga dapat digunakan di area Food Temptation dan Bekasi Food City di dalam area mal.
“Kartu ini dapat memudahkan pengunjung untuk melakukan transaksi dengan lebih mudah dan praktis,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171012-festival-kuliner-makassar-di-summarecon-mall-bekasi_20171012_120509.jpg)