WIKA Bangun 480 Unit Rusun TOD Stasiun Pasar Senen untuk MBR
Pada proyek TOD ini, Wika membangun 480 unit rusun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 882 unit untuk masyarakat menengah ke bawah.
WARTA KOTA, SENEN --- PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) mengembangkan kawasan berkonsep Transit Oriented Development(TOD) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, mulai kemarin, Senin (10/10/2017).
Prosesi dimulainya pembangunan TOD Stasiun Pasar Senen dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuijono, Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dan Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo.
Baca: Bayangkan, Tinggal di Rusun TOD Dekat Stasiun Langsung Dijemput Kereta Api
Pada proyek TOD ini, Wika membangun sebanyak 480 unit rusun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 882 unit apartemen untuk masyarakat menengah ke bawah. Secara total, jumlah apartemen yang dibangun sebanyak 1.362 unit.
Selain itu, Wika juga membangun kawasan komersial yang berada di atas lahan seluas 8.560 meter persegi milik KAI.
Pengembangan kawasan dengan nilai investasi sekitar Rp 500 miliar tersebut akan berlangsung selama empat tahun dengan jangka waktu kerjasama usaha selama lima puluh tahun.
Baca: Pembangunan Rusun TOD Stasiun Senen, Stasiun Juanda, dan Stasiun Tanah Abang Dimulai
Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo menuturkan, pembangunan kawasan berkonsep TOD di Pasar Senen merupakan upaya mendukung program pemerintah untuk membangun satu juta rumah.
“Ini adalah salah satu wujud komitmen WIKA dalam mendukung program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan perumahan," kata Bintang.
Ke depannya, Wika bersama KAI akan mendukung pemerintah dalam mewujudkan program satu juta rumah dengan membangun kawasan TOD di aset-aset tanah milik KAI yang terintegrasi dengan stasiun untuk memudahkan mobilitas warga.
Baca: KAI Pastikan 50-60 Persen Penghuni Rusun TOD Dekat Stasiun Gunakan Kereta
Nyaman di Perkotaan
Sementara itu, Basuki mengatakan, "Hari ini kita datang untuk menyaksikan BUMN hadir untuk negeri. Bangun TOD ini bukan pertama kali bahkan sudah ke-3 kalinya."
Basuki berharap dengan adanya hunian TOD ini masyarakat dapat tinggal dengan nyaman di perkotaan.
Pasalnya, selama ini kondisinya adalah masyarakat yang mampu tinggal di kota dan terbebani biaya transportasi yang rendah. Sebaliknya, masyarakat kurang mampu justru tinggal jauh dari pusat kota dan harus menanggung biaya transportasi tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171011-maket-tod-stasiun-pasar-senen_20171011_075345.jpg)