Menyongsong E-Commerce, LTC Glodok Siap Melayani Konsumen Lewat Online
indeteves Trade Center (LTC) pun bersiap menyongsong era perdagangan online dengan meluncurkan aplikasi khusus pembeli
Penulis: | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTA KOTA, GLODOK -- Siap tidak siap era digital sudah masuk ke dalam sendi kehidupan masa kini.
Bila tidak siap, sekondang apapun, bisnis yang tidak ‘menjamah’ digital akan ditinggalkan konsumen.
Menyadari hal itu, pihak pengelola Lindeteves Trade Center (LTC) pun bersiap menyongsong era perdagangan online.
Rencananya November tahun ini, pengelola LTC akan meluncurkan aplikasi khusus pembelian (aplikasi for purchase) yang bisa mengumpulkan para pedagang untuk mau menampilkan bisnisnya di e-commerce.
Manager Advertising and Promotion LTC Glodok Hendry Trie Asmono mengatakan, di era toko online ini, LTC Glodok tetap tidak ditinggalkan konsumen.
Beberapa toko sudah mulai menjual secara online namun, Hendry mengakui masih diperlukan edukasi untuk menggugah kesadaran para penjual untuk mau berjualan pula secara online.
“Dari 3.000 toko yang ingin bergabung di aplikasi khusus purchase ini, sudah 50 persen yang akan bergabung. Sejak 3 tahun ini kita terus edukasi untuk memberikan pemahaman bahwa toko harus juga punya toko secara online,” ujar Hendry kepada wartawan di LTC, Selasa (3/10).
Hendry sendiri masih merahasiakan nama e-commerce tersebut, dengan alasan saat peluncuran saja baru disebarluaskan.
Saat ini, rata-rata pusat perbelanjaan di Glodok kebanyakan konsumennya adalah perusahaan atau menyediakan B to B (business to business) bukan retail.
Sehingga ketika maraknya sentra elektronik di luar Glodok, kawasan yang berada di Jakarta Barat inipun tetap moncer.
Bahkan ketika online masih belum terlalu populer di kalangan pedagang di seputar Glodok pun, grafiknya terus meningkat.
“Bila dibandingkan yang belanja secara offline 10-20 unit, secara online 2-4 unit,” katanya.
Hendry tidak mempermasalahkan di awal peluncuran aplikasi nantinya, belum 100 persen keikutsertaan para pedagang.
Nantinya bila para pedagang yang ikut bergabung dengan aplikasi ternyata mendapatkan keuntungan, lambat laun yang belum bergabung akan ikut karena di manapun para pedagang tentu menginginkan keuntungan.
Jumara(45) pemilik Dinda Communication yang berada di Glodok Makmur Lantai 3 mengakui, masih menunggu pedagang lain yang akan mengikuti adanya e-commerce khusus di LTC ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171004-ltc-glodok_20171004_072210.jpg)