Selasa, 21 April 2026

Korban Gladiator Kota Bogor

Inilah Sejarah Bom-Boman atau Tarung Ala Gladiator yang Tewaskan Pelajar Budi Mulya

Biasanya disebut bom-boman, atau tarung gladiator tanpa senjata yang ditonton banyak orang, tradisi itu sudah ada sekira tahun 2000-an

Kasus tersebut memang terkesan telah selesai lantaran orang tua korban tidak menerima bila putra pertamanya itu menjalani autopsi.

Namun, rupanya belakangan ini orang tua Hilarius berubah pikiran menginginkan adanya penindakan hukum terhadap para pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.

Polisi pun langsung membuka kembali kasus lama tersebut setelah mendapatkan persetujuan untuk melakukan autopsi.

Menurut Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna, dari hasil autopsi oleh Tim Forensik Polda Jabar, ditemukan adanya kekerasan benda tumpul di pelipis kiri dan robek pada bagian organ hati.

"Pada organ hati robek 4 sentimeter sehingga terjadi pendarahan di dalam rongga perut," jelas Ulung kepada wartawan, Kamis (21/9/2017) di Mapolresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor.

Saat ini, pihaknya telah mengamankan empat tersangka kasus duel 'gladiator' yang menewaskan siswa SMA Budi Mulia Bogor, Hilarius Christian Event Raharjo.

Keempat tersangka yang diantara berinisial BV, HK, MS, dan TB ditangkap di tempat berbeda, pada Rabu (20/9/2017) kemarin.

Atas kesalahannya, keempat tersangka dijerat Pasal 80 jo 76c Undang-undang (UU) nomor 35/2014 tentang perubahan UU 23/2002 tentang perlindungan anak.

"Karena masih di bawah umur maka kami mengikuti UU perlindungan anak," tukasnya. (Mohamad Afkar Sarvika)

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved