Dituduh Curi Vape, Ibunda: Abi Nggak Merokok
Kematian tragis Abi Qowi (22) diakui sang ibunda, Rosani Nina Sari (50) sangat memukul dirinya dan keluarga.
Video tersebut pun dibawa sang suamiku ke Mapolda Metro Jaya pada Rabu (6/9) siang.
Berselang sehari, pihak Kepolisian katanya berhasil menangkap empat dari tujuh pelaku pengeroyokan anaknya.
"Aku nggak tahu sama sekali kabar mencuri motor sama vape, karena dia anaknya baik. Abi nggak merokok," ungkapnya.
Kini sang suami dan keluarga kini telah memilih untuk menempuh jalur hukum atas kasus pengeroyokan sekaligus pembunuhan berencana terhadap anaknya.
Dirinya menginginkan keadilan, sebab anaknya dihakimi tanpa diberi kesempatan.
"Kalau toh benar anak saya mencuri, mestinya kasus dibawa ke polisi, bukan malah dihakimi," ungkapnya sedih.
Firasat
Gelagat tidak biasa diingatnya terjadi sepekan sebelum Abi ditemukan sekarat. Abi tanpa sebab katanya pulang ke rumah dan menemuinya untuk meminta maaf.
Awalnya dirinya merasa bingung, sebab anak sulungnya itu memang dibebaskannya untuk pergi dan tidak biasanya Abi pulang seperti itu.
"Karena memang anakku kadang-kadang pulang, kadang-kadang nggak. Dia ada dimana kita nggak tahu. Setelah itu, nggak pernah ketemu-ketemu. Ketemu pada malam kejadian anakku sudah kritis," tutupnya sedih. (dwi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170908dituduh-curi-vape-ibunda-abi-nggak-merokok_20170908_185457.jpg)