Sumayah, Korban Kecelakaan Tol Cipali: Ini Tangannya Tambah Sakit
Salah satu korban luka dalam kecelakaan di Tol Cipali yang merenggut lima nyawa, Sumayah (16), mengaku tangan kananku makin bertambah sakit.
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Fred Mahatma TIS
WARTA KOTA, DEPOK --- "Ini tangannya tambah sakit," kata Sumayah (16) sambil memegangi tangan kanannya yang patah, kepada rekan-rekan satu SMP-nya, yang mengunjunginya di rumahnya di Jalan Semangka VI, RT 12, RW 18, Perumahan Pondok Sukatani Permai, Kelurahan Sukatani, Tapos, Depok, Sabtu (2/9/2017) sore.
Baca: Saefudin Tak Dengar Suara Pecah Ban, Sebelum 3 Anaknya Tewas di Tol Cipali
Baca: Korban Tewas dan Luka di Tol Cipali Terpental Belasan Meter
Sumayah merupakan salah satu korban luka dalam kecelakaan mobil di Tol Cipali, Indramayu, Jumat (1/9/2017) malam.
Kecelakaan itu merenggut nyawa kakak dan dua adiknya, serta paman dan bibinya..
Wajah Sumayah tampak sedih disertai rasa menahan sakit di tangan kanannya. Sejumlah luka gores yang mengering dan luka memar masih tampak di wajahnya. Bahkan bibir atasnya masih kelihatan bengkak dan membiru.
"Ini karena benturan di dalam mobil waktu kecelakaan. Saya duduk di tengah sama Umi yang gendong adik 3 tahun, bibi, dan sepupu. Sementara kakak dan adik saya di belakang," katanya.
Sumayah menuturkan, rombongan mereka baru saja dari Cirebon dan hendak pulang menuju Jakarta atau Depok.
"Rombongan ini baru menjemput saya dan adik saya Yasin yang selama ini mondok di Ponpes Al Hikmah di Bobos, Cirebon," kata Sumayah.
Baca: Tiga Kakak Beradik Korban Kecelakaan Tol Cipali Dimakamkan di TPU Tapos Depok
Menurut Sumayah, ia dan adiknya itu sakit saat di Ponpes, sehingga rencananya akan dirawat berobat di Depok atau Jakarta.
"Saya ada masalah di tulang belakang dan tulang ekor, sementara adik saya Yasin sakit kandung kemih," kata Sumayah.
Ia sesekali meringis menahan sakit di tangan kanannya yang patah dan masih dibalut papan penyangga.
Dari Jakarta, kedua ayah dan ibunya bersama paman bibinya serta adik mereka Fauza yang masih balita atau 3 tahun dan sepupu mereka Qonitah (11).
"Sedangkan kakak saya Sabira, kan mondok di Ponpes di Solo. Ia dari Solo ke Cirebon ke Pondok Pesanten saya dan janjian di sana untuk sama-sama pulang ke Tapos, Depok mumpung liburan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170902-kecelakaan-tol-cipali_20170902_193020.jpg)