Bisnis Ujaran Kebencian
Disebut Dewan Penasihat Saracen, Eggi Sudjana: Perbuatan Keji yang Memfitnah
Dalam pembicaraan di telepon, ucap Eggi, Ampi terkejut karena namanya disebut sebagai dewan penasihat Saracen.
W ARTA KOTA, PALMERAH - Nama Eggi Sudjana dan Mayor Jenderal Purnawirawan Ampi Tanudjiwa disebut-sebut dalam daftar pengurus kelompok penyebar konten ujaran kebencian dan SARA, Saracen.
Mendengar kabar tersebut, Eggi langsung ditelepon Ampi Tanudjiwa. Sebab, Eggi dan Ampi bertetangga di salah satu perumahan di Bogor, Jawa Barat. Eggi mengaku kerap bertemu di masjid kompleks.
"Yang saya kenal Pak Ampi, itu saya kenal baik, senior. Itu satu kompleks, bertetangga saya di Bogor. Setiap subuh ketemu di masjid, tidak pernah membicarakan Saracen," ujar Eggi saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Kamis (24/8/2017).
Baca: Masuk Struktur Organisasi Saracen, Polisi Undang Eggi Sudjana Berikan Klarifikasi
Dalam pembicaraan di telepon, ucap Eggi, Ampi terkejut karena namanya disebut sebagai dewan penasihat Saracen.
"Dia juga tadi konfirmasi ke saya, kenapa nama kita ada di sini. Mempertanyakan lewat telepon, sama SMS-nya. Oleh karena itu, dengan pasti saya nyatakan, ini bagian dari klarifikasi. Ini harus dinyatakan, suatu perbuatan keji yang memfitnah, karena kita tidak melakukan itu," kata Eggi.
Sebelumnya, polisi masih melakukan pendalaman terhadap nama-nama yang berada dalam struktur kelompok penyebar ujaran kebencian, Saracen.
Baca: Fairuz Senang Manjakan Suami
Pihak Mabes Polri membuka peluang untuk menetapkan tersangka baru setelah sebelumnya berhasil membekuk JAS (32) di Pekanbaru, SRN (32) di Cianjur, serta MFT di Koja, Jakarta Utara.
"Ya, namanya juga penyidikan. Berkembang ya berkembang, dalam proses penyidikan tentunya kita akan tindak lanjuti," ujar Kepala Bagian Mitra Divisi Humas Polri Kombes Awi Setiyono, di Mabes Polri, Kamis (24/8/2017).
Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengatakan, pihaknya akan menelusuri terkait nama-nama yang beredar dalam struktur Saracen.
Baca: Saipul Jamil Kecewa Dituntut Empat Tahun Penjara, Padahal Sudah Bikin Lagu Baru untuk KPK
"Kita juga tidak sekonyong-konyong memanggil orang-orang yang ada dalam struktur itu. Kalau tidak ada benang merahnya ya tidak," kata Awi.
Terkait beredarnya nama advokat Eggi Sudjana sebagai Dewan Penasihat Saracen, Awi mengatakan bahwa pihaknya akan mengundang Eggi memberikan penjelasan.
"Sifatnya bukan memanggil, tapi mengundang untuk klarifikasi. Ya nama-nama itu yang ada di sana. Kita akan berikan kesempatan untuk klarifikasi," jelas Awi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/eggi-sudjana-3_20170820_082531.jpg)