Jalur Neraka di Jalan Nusantara Dipasang Pita Kejut
Dishub Kota Depok akhirnya memasang atau membuat pita kejut atau garis kejut di Jalan Nusantara Raya, Selasa (22/8).
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA, DEPOK -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok akhirnya memasang atau membuat pita kejut atau garis kejut di Jalan Nusantara Raya, yang merupakan salah satu ruas jalan yang diterapkan sistem satu arah sejak 29 Juli lalu, pada Selasa (22/8/2017).
Garis kejut atau pita kejut itu dipasang di satu titik di sekitar Yayasan Pendidikan Al Muhajirin.
Diharapkan dengan pita kejut ini dapat menurunkan potensi kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas jalan tersebut.
"Kami pasang pita kejut di dekat Al Muhajirin di Jalan Nusantara, agar pengendara dapat mengatur kecepatan kendaraannya dan tidak ngebut, saat melintas," kata Kepala Dishub Depok Gandara Budiana kepada Warta Kota, Selasa (22/8/2017).
Seperti diketahui sejak diterapkannya sistem satu arah (SSA) di Jalan Nusantara dan Jalan Dewi Sartika, di Pancoran Mas, Depok, mulai 29 Juli lalu, ruas Jalan Nusantara disebut oleh warga berubah menjadi jalur neraka.
Sebab lengangnya ruas jalan sepanjang 1 km tersebut pada siang hari, membuat pengendara kendaraan memacu kendaraannya dengan ngebut setiap melintas di ruas jalan itu.
Sehingga banyak warga kesulitan menyeberang jalan di sana.
Akibatnya pula sudah belasan kali terjadi kecelakaan di ruas Jalan Nusantara dimana para korbanya rata-rata adalah penyeberang jalan yang terserempet motor atau mobil.
Pantauan Warta Kota, garis kejut atau pita kejut yang dipasang di Jalan Nusantara, merupakan perkerasan jalan dengan ketinggian sekitar 3 sampai 5 cm.
Pita kejut memiliki lebar sekitar 25 cm dan terpasang melintang di ruas Jalan Nusantara.
Ada lima pita di satu titik di dekat Yayasan Pendidikan Al Muhajirin tersebut, dimana jarak setiap garis atau pita kejut sekitar setengah meter.
Gandara mengatakan ke depan tidak menutup kemungkinan ada pemasangan atau pembuatan pita kejut lainnya di titik lain di Jalan Nusantara.
"Ya, akan kita tambah di titik lainnya di Jalan Nusantara ini. Kali ini baru di dekat Al Muhajirin dulu," kata Gandara.
Dengan garis kejut ini Gandara berharap tidak ada lagi kendaraan terutama sepeda motor yang ngebut di sana mesti jalanan lengang.
"Diharapkan ini meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas di sana," kata Gandara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170822jalur-neraka-di-jalan-nusantara-dipasang-pita-kejut_20170822_163534.jpg)