Pansus Angket Ingin Pastikan Kebenaran Keberadaan Rumah Sekap KPK
Tujuannya adalah memastikan keberadaan rumah sekap yang diungkap oleh Niko Panji Tirtayasa itu.
Baca: Berkicau Pendukung Penista Agama Perlu Diludahi, Polisi Bakal Panggil Ahmad Dhani
Sedangkan penjelasan Febri Diansyah soal safe house KPK, kata Misbakhun, tidak menggambarkan sebuah proses yang transparan dan akuntabel secara keuangan.
Lebih lanjut Misbakhun juga meminta KPK menjelaskan asal dana yang dipakai untuk membiayai rumah sekap ataupun safe house, menyewa private jet, hingga membiayaai liburan Niko.
"Sikap defensif yang diberikan KPK yang disampaikan oleh juru bicara Febri Diansyah ini sudah selayaknya membuat kita bersama berpikir kenapa. Apakah ada sesuatu yang harus ditutupinya?" tutur Misbakhun.
Baca: Cilincing Paling Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Jakarta Utara
Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan itu menegaskan, jika lembaga anti-rasuah itu terus bersikap defensif, maka hal itu akan membuat Pansus Angket KPK terus bertanya-tanya.
"Apakah itu sikap untuk membela diri, pembenaran, atau untuk menutupi sesuatu yang kurang layak diketahui oleh publik?" ucapnya.
Karena itu pula, Pansus Angket KPK memiliki tanggung jawab untuk mengungkap kebenaran.
"Apakah KPK memang benar-benar sebuah lembaga yang baik atau sekadar sebuah lembaga yang sedang melakukan pencitraan KPK semata-mata," cetus Misbakhun. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jaksa-agung-bertemu-pansus-hak-angket-kpk_20170714_102409.jpg)