Rabu, 8 April 2026

Malaysia Negara yang Diminati TKI Bekasi

TKI asal Kota Bekasi cenderung lebih memilih negara Malaysia untuk mengais rezeki. Mereka memilih Negeri Jiran tersebut karena berbagai pertimbangan.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Ilustrasi: Sejumlah TKI saat mengikuti acara BPJS Ketenagakerjaan di Pendopo Kongas Arum Kusumaningbongso (Alun-alun Bupati Tulungagung), di Jalan RA Kartini no 1, Kelurahan Kampung Dalem, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (30/7/2017). 

WARTA KOTA, BEKASI - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kota Bekasi cenderung lebih memilih negara Malaysia untuk mengais rezeki.

Mereka memilih Negeri Jiran tersebut karena berbagai pertimbangan, salah satunya adalah kultur di sana mirip dengan Indonesia.

"Bahasa di sana juga memakai Bahasa Melayu, sehingga tidak terlalu sulit untuk berkomunikasi dengan warga di sana," ujar Kepala Seksi Penempatan Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, Hartono di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (31/7/2017).

Hartono mengungkapkan, jumlah TKI asal Kota Bekasi pada tahun 2016 lalu mencapai 81 orang.

Baca: Saipul Jamil Dapat Kejutan Ulang Tahun dari Mantan Kekasih dan Penggemar

Sebanyak 31 orang di antaranya lebih memilih Malaysia sebagai tempat mencari nafkah.

Sementara negara Taiwan dan Singapura serta Hongkong menjadi tempat favorit berikutnya di kalangan TKI.

"Gaji di sana lebih besar dari negara Indonesia, bisa mencapai Rp 5 juta lebih per bulan," kata Hartono.

Baca: IPW Tidak Setuju Presiden Bentuk Tim Pencari Fakta Independen Kasus Novel Baswedan

Atas dasar itulah, kata dia, tidak heran bila jumlah TKI di Kota Bekasi terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan catatannya dari Januari-Juli 2017 sudah ada 44 TKI yang diberangkatkan ke berbagai negara.

Jumlah ini lebih tinggi 4 orang dibanding tahun lalu dengan kurun yang sama, dari Januari-Juli 2016.

Naiknya jumlah TKI, kata dia, bukan berarti perekonomian di Kota Bekasi memburuk.

Namun mereka ingin meningkatkan kualitas hidup keluarganya.

"Justru naiknya jumlah TKI bisa mendongkrak pendapatan visa negara," ungkapnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved