Pemerintah Beli 11 Unit Pesawat Tempur Sukhoi SU-35

Mengenai nilai pembelian tersebut, Ryamiard tidak mengungkapkan secara detail. Ia memastikan nilainya lebih besar ketimbang pengadaan sebelumnya.

Penulis: | Editor: Yaspen Martinus
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo memberikan ucapan selamat ulang tahun ke-71 kepada TNI AU, di dalam kokpit pesawat Sukhoi 27/30 Flanker, di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Minggu (9/4/2017). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengungkapkan, pemerintah telah menambah pengadaan pesawat tempur Sukhoi SU-35 menjadi 11 unit.

"Ada sebelas," ujar Ryamizard di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/7/2017).

Ryamizard mengatakan, pembelian pesawat buatan Rusia tersebut telah mencapai tahap finalisasi.

Baca: Megawati Kenang Masa Sulit Beli Sukhoi untuk TNI di Tengah Embargo Senjata

"Sudah negosiasi, pembelian sudah dua tahun," jelas Ryamzard.

Mengenai nilai pembelian tersebut, Ryamiard tidak mengungkapkan secara detail. Ia memastikan nilainya lebih besar ketimbang pengadaan sebelumnya.

"Lebih banyak dari dulu," kata Ryamizard Ryacudu.

Baca: Panglima TNI Desak Kementerian Pertahanan Beli Sukhoi-35 dan Kapal Selam Kelas Kilo

Semntara, Presiden Joko Widodo mengingatkan jajaran menteri terkait agar pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista), tidak harus disesuaikan dengan Minimum Essential Forces (MEF) hingga tahun 2024.

Jokowi mengatakan, sebaiknya pengadaan alutsista disesuaikan dengan kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan.

"(Alutsista) harus disesuaikan dengan kondisi geografis negara kita yang khas, di mana negara kita adalah negara kepulauan yang sebagian besar terdiri dari perairan," tutur Jokowi saat menggelar rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/7/2017).

Baca: Rusia Bakal Bangun Pabrik Suku Cadang Sukhoi di Indonesia

Selain menyesuaikan dengan negara kepulauan, lanjut Presiden, pengadaan alutsista juga harus menyesuaikan dengan kawasan perbatasan Indonesia dengan negara lain yang sangat panjang.

Jokowi juga mengingatkan pengadaan alutsista harus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi global.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved