Kapolri Lantik Sahabatnya di Densus 88 Menjadi Kapolda Metro Jaya
Kapolri Jenderal Tito Karnavian melantik empat perwira tinggi untuk menduduki jabatan stategis di Polri.
Baca: Djarot Ingin Anggota DPRD yang Rajin Berhak Dapat Tunjangan Lebih Besar
Bahkan, keduanya kembali berduet di Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri pada 2010. Saat itu, Tito Karnavian menjabat sebagai Kepala Densus 88 AT Polri, dan wakilnya adalah Idham Azis.
Saat menjadi Wakadensus 88, Idham sempat mengungkap kasus perampokan Bank BCA di Poso, Sulawesi Tengah, yang belakangan hasilnya diketahui untuk mendanai aksi teror.
Sebelum 'pecah bintang' dengan pangkat jenderal bintang satu, Idham pernah menjabat sebagai Kapolres Jakarta Barat pada 2008, dan Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 2009.
Baca: Ketua Umum PBNU: Kami Tetap Mendukung di Belakang KPK
Semasa menjabat sebagai Dirkrimum Polda Metro Jaya, Idham menangkap Baikuni alias Babe, pembunuh berantai yang juga mencabuli korbannya.
Sebelum ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan M Iriawan, Idham Azis pernah menjabat Kapolda Sulawesi Tengah mulai 2014 hingga 2016.
Selepas bertugas dari Polda Sulteng, Idham dimutasi ke Mabes Polri menjadi jabatan Kadivpropam. Saat itu, dia juga menggantikan jabatan yang ditinggalkan Irjen M Iriawan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kapolri-jenderal-tito-karnavian-lantik-empat-perwira-tinggi_20170726_102437.jpg)