Kapolri Lantik Sahabatnya di Densus 88 Menjadi Kapolda Metro Jaya
Kapolri Jenderal Tito Karnavian melantik empat perwira tinggi untuk menduduki jabatan stategis di Polri.
WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU - Kapolri Jenderal Tito Karnavian melantik empat perwira tinggi untuk menduduki jabatan stategis di Polri.
Pelantikan dipimpin Tito Karnavian dalam upacara serah terima jabatan di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/7/2017).
Dalam acara tersebut, Tito Karnavian melantik Kadiv Propam Polri Irjen Idham Azis menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen M Iriawan. Sementara, M Iriawan dilantik menjadi Asisten Operasi (Asops) Kapolri menggantikan Irjen Unggung Cahyono.
Baca: Tiga Klinik di Jakarta Barat yang Merehabilitasi Pecandu Narkoba Terancam Ditutup
Selanjutnya, Unggung Cahyono dilantik menjadi Asisten Logistik (Aslog) Kapolri menggantikan Irjen Eko Hadi Sutedjo yang memasuki masa pensiun.
Ada pun jabatan Kadiv Propam Polri yang ditinggalkan Unggung Cahyono digantikan Kapolda Papua Barat Brigjen Martuani Sormin.
Selanjutnya, Tito juga melantik Karoprovos Divpropam Polri Brigjen Rudolf Alberth Rodja, menjadi Kapolda Papua Barat.
Baca: Terganggu Teriakan Anak-anak yang Sedang Tonton Televisi, Pria Ini Aniaya Satu Keluarga Pakai Palu
Dalam pelantikan ini, Tito Karnavian melakukan penanggalan dan penyematan tanda pangkat jabatan, serta penyerahan tongkat komando kepada keempat pejabat baru Polri tersebut.
Tito juga memimpin pengambilan sumpah jabatan mereka. Keempat pejabat baru tersebut disumpah akan setia pada UUD 1945 dan NKRI. Mereka disumpah akan menaati seluruh peraturan dan UU dengan penuh pengabdian.
Mereka juga disumpah untuk tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Juga tidak menerima gratifikasi dari siapa saja dan dalam bentuk apa saja.
Baca: Said Aqil Siradj: NU dan KPK Sepakat Jihad Melawan Korupsi
"Apabila melanggar sumpah ini, akan menjadi konsekuensi di dunia dan akhirat," kata Tito dan diikuti keempat pejabat baru tersebut.
Idham Azis lahir di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 30 Januari 1963. Dia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988. Sementara, Tito Karnavian merupakan lulusan Akpol Angkatan 1987.
Tito Karnavian dan Idham Azis telah berkawan sejak lama dan terbilang akrab. Pada 2005, keduanya pernah tergabung dalam satu tim saat memburu pentolan teroris Dr Azhari di Batu, Malang, Jawa Timur. Keduanya pun mendapat kenaikan pangkat luar biasa karena penyergapan itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kapolri-jenderal-tito-karnavian-lantik-empat-perwira-tinggi_20170726_102437.jpg)