Minggu, 17 Mei 2026

Ramadan 2017

Penjual Gorengan di Rawamangun Laris Pembeli, Ternyata Ini Penyebabnya

Di bulan puasa ini, kebanyakan masyarakat Indonesia menyukai makanan yang praktis dan enak sebagai menu berbuka, salah satunya gorengan.

Tayang:
TRIBUNNEWS/ADIATMAPUTRA FAJAR PRATAMA
Penjual takjil impor di Jalan Pegambiran, Pasar Rawamangun, tepatnya di seberang Terminal Rawamangun. 

WARTA KOTA, RAWMANGUN - Di bulan puasa ini, kebanyakan masyarakat Indonesia menyukai makanan yang praktis dan enak sebagai menu berbuka, salah satunya gorengan.

Makanan khas itu sangat disukai karena mudah ditemui, mengenyangkan, dan harganya yang relatif murah.

Banyaknya pedagang gorengan di berbagai tempat seperti di pinggir jalan, toko kue, dan pasar, membuat gorengan cepat habis.

Baca: Diisukan Bakal Jadi Wakil Presiden, Ahok: Kafir Mana Boleh Jadi Pejabat di Sini

Namun, terjadi pemandangan yang tidak biasa di salah satu pasar yang berada di jalan Pegambiran, Pasar Rawamangun, tepatnya di seberang Terminal Rawamangun.

Di sana ada pedagang gorengan yang disebut #TakjilImpor, dan dikerumuni masyarakat sekitar. Apalagi, pedagang gorengan tersebut cantik dan ganteng seperti artis.

Tak hanya pesonanya saja yang mampu memikat setiap pembeli yang datang, gorengan yang mereka jual juga sangat menggoda.

Baca: Kata Fahri Hamzah, Ada Pimpinan KPK yang Diam-diam Setuju dengan Hak Angket

Jenis takjil yang tersedia sangat beragam, tidak hanya gurih tapi juga manis, seperti tahu isi, tempe goreng, kroket ayam, pastel, lumpia, risol, bakwan jagung, peyek udang, pisang goreng, kolak, dan es buah.

Untuk membedakan dengan penjual gorengan lainnya, Sabina yang berwajah mirip artis Irish Bella ini mengutamakan kualitas bahan-bahan yang digunakan, seperti penggunaan minyak goreng yang harus sedikit menempel di makanan.

Minyak yang sedikit lebih baik untuk kesehatan, membuat gorengan lebih crispy, dan tidak menyebabkan gangguan tenggorokan saat berbuka berpuasa.

Baca: Ketua KPU DKI: Biasanya Kami Dilupakan Usai Pilkada, Diundang Pelantikan Saja Tidak

“Gorengan yang saya jual sangat beda dari penjual lain, karena minyak goreng yang saya pakai berkualitas, jadi sehat untuk dikonsumsi, minyaknya dikit nempel di makanan, lebih gurih dan crispy,” jelas Sabina, Jumat (16/6/2017).

Harga gorengan ini bisa dikategorikan murah, berkisar dari Rp 2.500  hingga Rp 5.000, alias sama dengan harga pedagang lain, maka tak heran banyak pembeli yang berbondong-bondong mampir untuk membeli gorengan tersebut.

Tidak hanya masyarakat sekitar, #TakjilImpor ini juga menarik perhatian public figure seperti Hito Caesar.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved