Selasa, 21 April 2026

Santri Terakhir Korban Tergulung Ombak di Garut Ditemukan

Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok Iwan Ruswanda menuturkan Abdul Aziz ditemukan Jumat (19/5/2017) sekitar pukul 11.30.

Penulis: Budi Sam Law Malau |
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Tim SAR Gabungan dari berbagai unsur akhirnya telah berhasil menemukan korban santri terakhir dalam musibah terjangan ombak di Pantai Cidora, Rancabuaya, Garut. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Tim SAR Gabungan dari berbagai unsur akhirnya telah berhasil menemukan semua korban (5 oran santri) dalam musibah terjangan ombak di Pantai Cidora, Rancabuaya, Garut yang menimpa rombongan tamasya alam santri Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Selasa (16/5/2017) sore lalu.

Adapun korban terakhir yang ditemukan bernama Muhammad Saifullah Abdul Aziz (16).

Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok Iwan Ruswanda menuturkan Abdul Aziz ditemukan Jumat (19/5/2017) sekitar pukul 11.30.

Tim SAR Gabungan dari berbagai unsur akhirnya telah berhasil menemukan korban santri terakhir dalam musibah terjangan ombak di Pantai Cidora, Rancabuaya, Garut.
Tim SAR Gabungan dari berbagai unsur akhirnya telah berhasil menemukan korban santri terakhir dalam musibah terjangan ombak di Pantai Cidora, Rancabuaya, Garut. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Jenazah ananda Abduk Azi ditemukan di sekitar empat kilometer ke arah timur, tepatnya di Desa Glembongan," kata Iwan kepada Warta Kota Jumat sore.

Berkaitan dengan hal tersebut, kata Iwan, jenazah Muhammad Saifullah Abdul Aziz telah dievakuasi dan kini sudah diterima oleh keluarga yang berada di lokasi kejadian.

"Dengan menggunakan mobil ambulance Laznas BMH, selanjutnya jenazah diantar tim menuju rumah duka di Komplek Cipaganti Graha II nomor c 27 Ujungberung RT 5/10 Cigending, Bandung," katanya.

Rencananya, jenazah akan dishalatkan di Masjid Darul Ilmi Bandung, kemudian malamnya dimakamkan di TPU Cilengkrang pukul 19.00 atau setelah bada Isya.

"Kami berupaya semaksimal mungkin memastikan semua korban dan pihak keluarga mendapatkan penanganan optimal. Kami telah dan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak keluarga secara intensif," kata Iwan.

Ia menjelaskan keluarga besar Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok dari hati terdalam menyatakan sangat berduka dan berempati atas terjadinya musibah yang tak terduga ini.

Tim SAR Gabungan dari berbagai unsur akhirnya telah berhasil menemukan korban santri terakhir dalam musibah terjangan ombak di Pantai Cidora, Rancabuaya, Garut.
Tim SAR Gabungan dari berbagai unsur akhirnya telah berhasil menemukan korban santri terakhir dalam musibah terjangan ombak di Pantai Cidora, Rancabuaya, Garut. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Kami berdoa semoga kita selalu dalam naungan perlindungan dan dan pertolongan Allah Ta'ala sehingga kita dapat bersabar dan pulih dari ujian berat ini," kata Iwan.

Selain itu kata Iwan keluarga besar Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang setulus-tulusnya kepada semua pihak yang telah terlibat dalam membantu, terkhusus kepada orangtua atau wali murid yang telah berbesar hati penuh ketegaran dan kesabaran menghadapi ujian musibah tak terduga ini.

"Juga kepada semua pihak yang telah terlibat dalam proses evakuasi dan segala persiapannya diantarnya Basarnas, Polri, TNI, Polairud, BPBD, Koramil, Polsek, Tagana, SAR Hidayatullah, Laznas BMH, IMS, Balawista, Dinkes, Dishub, Pokmaswas, serta warga dan nelayan setempat. Semoga Allah Ta'ala memberikan balasan limpahan pahala dan kebaikannya," kata Iwan.

Iwan menjelaskan pada Rabu (17/5/2017) sore sekitar pukul 15.30, Tim SAR berhasil mengevakuasi 2 orang korban yakni Muhammad Faisal Ramadhana asal Depok dan Khalid Abdullah Hasan asal Bekasi. lalu sekitar pukul 17.30, Tim SAR kembali menemukan korban ketiga atas nama Rijal Amarullah asal Tangerang.

Pada aksi pencarian hari kedua, Kamis (18/5/2017) sekitar pukul 04.50, Tim SAR Hidayatullah dan unsur relawan lainnya kembali menemukan korban keempat atas nama Wisnu Dwi Airlangga asal Depok.

Keempat korban dinyatakan telah meninggal dunia dan telah diterima oleh keluarga dan telah dimakamkan pada Kamis pagi dan sore.

Lalu yang terakhir pada pencarian hari ketiga Jumat (19/5/2017) Tim SAR berhasil menemukan jenasah Muhammad Saifullah Abdul Aziz (16).

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved