Lurah Pegadungan Terjerat Pungli Tak Ditahan Polisi, Ini Alasannya

Dalam kasus ini, Jufri ketahuan meminta uang pelicin sebesar Rp 10 juta untuk mengubah girik letter C menjadi surat hak milik (SHM) ke beberapa warga.

Lurah Pegadungan Terjerat Pungli Tak Ditahan Polisi, Ini Alasannya
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Lurah Pegadungan,Jufri (membelakangi kamera) saat diperiksa penyidik Polres Metro Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, PALMERAH -- Lurah Pegadungan, Jufri yang tertangkap basah melakukan Pungli, kemungkinan besar tak ditahan aparat Polres Metro Jakarta Barat.

Ketua Tim Saber Pungli Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Adex Yudiswan, mengatakan, Jufri yang sudah jadi tersangka ini dijerat Pasal 12e UU tindak pidana korupsi. Ancaman hukumannya 3 tahun penjara.

Baca: Lurah Pegadungan Diringkus Tim Saber Pungli

"Ancaman hukumannya hanya 3 tahun. Itu berarti tidak bisa ditahan," kata Adex dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (7/4/2017) sore.

Dalam kasus ini, Jufri ketahuan meminta uang pelicin sebesar Rp 10 juta untuk mengubah girik letter C menjadi surat hak milik (SHM) beberapa warga di Kelurahan Pegadungan.

Namun saat diringkus polisi hanya mendapatkan barang bukti uang Rp 7,5 juta yang ditemukan di tempat terpisah.

Uang Rp 2,5 juta didapat polisi dari Jufri saat operasi tangkap tangan di ruang kerja Jufri.

Baca: Lurah Pegadungan Diringkus Saat Terima Uang Rp 2,5 Juta

Sedangkan Rp 5 juta didapat polisi dari menggeledah ruang Jufri. Ditemukan di salah satu laci di meja kerjanya.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved