Koran Warta Kota
Tulis Surat dengan Pepatah Jawa, Anas Urbaningrum Diduga Sindir SBY
Mantan Ketua DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum menitipkan sepucuk surat dari balik jeruji Lapas Sukamiskin dan diunggah bertahap di akun twitter.
WARTA KOTA, JAKARTA - Mantan Ketua DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum menitipkan sepucuk surat dari balik jeruji, Lapas Sukamiskin.
Surat yang ditulis tangan itu akhirnya menjadi perhatian netizen setelah diunggah bertahap di akun twitter Anas Urbaningrum, Minggu (22/1) pagi.
Tidak jelas siapa yang dimaksud dalam cuitan terpidana korupsi proyek Hambalang ini.
Namun diduga terkait dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Seperti diketahui, panasnya hubungan antara Anas dan SBY terjadi saat kasus korupsi menghantam Anas.
Setelah Anas terjaring, sejumlah kader Demokrat yang berpihak kepadanya dan kerap disebut loyalis, satu per satu mundur dari Partai bintang mercy itu.
Cuitan itu bertanda *abah, yang berarti cuitan itu diunggah tim admin berdasarkan pernyataan langsung dari Anas Urbaningrum.
Ada tujuh poin yang ditulis Anas Urbaningrum, yang ditulis dengan perpaduan pepatah bahasa Jawa.
Tujuh poin tersebut yakni:
1. Ya Allah, bimbing para pemimpin kami untuk “ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani”;
2. Ya Allah, jangan sampai terjadi “mestine dadi tuntunan, malah dadi tontonan”;
3. Ya Allah, jauhkan kami dari pekerti “ono ngarep ngewuh-ewuhi, ono mburi ngegol-ngegoli”;
4. Ya Allah, ingatkan kami bahwa “ajining diri ono ing lathi”, “ajining diri ono ing cuitan”.
5. Ya Allah, jauhkan para pemimpin kami dari JARKONI, “biso ngajar ora biso nglakoni”;
6. Ya Allah, jangan lupakan kami dari petuah leluhur “ojo metani alaning liyan”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anas-sindir-sby_20170123_082533.jpg)