Rabu, 29 April 2026

Natal dan Tahun Baru

Penjualan Kembang Api dan Petasan di Asemka Laris Manis

Pergantian tahun juga identik dengan nyala kembang api, ledakan petasan, serta suara-suara terompet yang ditiup dari mulut-mulut pemiliknya.

Tayang:

"paling mahal yang diarahkan ke udara itu, beragam sih ada yang Rp 30 ribu itu yang paling kecil, yang Rp 50 ribu yang 8 kali ledakan, yang Rp 70-ratusan ribu juga ada itu bisa sampe 12 ledakan kira-kira," tambahnya.

Andy tidak tahu betul mengenai perkiraan omzet yang didapatnya, namun pria ini menuturkan kalau sejak Desember awal berjualan petasan dan kembang api, satu minggu terakhir ini merupakan penjualan yang laris dan paling ramai.

Selain kembang api dan petasan, terompet dan segala jenis bunyi-bunyian juga seolah menjadi atribut wajib untuk merayakan pergantian tahun. Asemka juga ramai dengan pedagang terompet mulai dari terompet biasa hingga terompet yang memiliki suara membahana.

Terompet yang biasa dilapisi plastik licin berwarna, berbentuk alat musik maupun karakter naga dan animasi lain banyak ditemukan disepanjang jalan pasar ini, harganya pun beragam.

Di lapak milik Heni (45) terompet ini dihargai mulai dari Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu.

Selain itu juga ada berbagai atribut lain seperti topi tahun baru, topeng-topengan serta penyemprot berisi foam.

"terompetnya macem-macem tapi ibu gak punya yang suaranya nyaring gitu, kalo itu bahan plastik makanya nyaring ya kalo ibu kan ambil di langganan adanya yang gini. yang biasa aja," ucapnya.

Penjualan terompet ini masih terus meningkat hingga sore hari, Ibu asal Purwokerto ini juga menyampaikan kalau 5 hari ini penjualannya laris manis bahkan sampai memesan barang lagi ke pengrajinnya.

Optimis heni bilang kalau dagangannya akan habis pada malam nanti.

"ini pasti abis sih kayaknya wong tinggal sedikit lagi dan juga orang-orang itu masih dateng dan cari terompet kan," tambahnya.

Selain Heni, Wahyu (34) yang juga pedagang terompet plastik ini mengakui hal yang sama. Penjualan terompetnya mulai meningkat di minggu terakhir Desember, sehari wahyu mengaku bisa menjual sampai 50-70 terompet untuk yang plastik.

"ini awal Desember belum seramai ini yang beli, baru mulai minggu lalu yang beli langsung ngeroyok gini mba, alhamdulillah sih ya kita dibanjiri pembeli, harganya sih emang gak terlalu mahal juga dan kelebihannya suaranya nyaring betul," ucapnya.

Terompet plastik ini dihargai Rp 20-25 ribu satuannya, bila dijual perlusin harganya akan berubah cukup jauh menurut Wahyu.

Namun, untuk terompet minggu ini lebih banyak yang membeli untuk Individu bukan lusinan.

Salah seorang pembeli juga mengaku kalau baru saja membeli 5 buah terompet dilapak dagang milik Wahyu, menurutnya memblei terompet ataupun kembang api serta atribut lainnya untuk merayakan penghujung tahun di Asemka merupakan pilihan yang tepat, pasalnya di Asemka harga jauh lebih miring dibanding di lapak dagang toko-toko biasa.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved