Sidang Ahok

Lulung Tertawakan Ahok Nangis, Katanya Aktingnya Bagus

Haji Lulung tertawa ketika ditanya pendapatnya soal nota pembelaan Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama.

Lulung Tertawakan Ahok Nangis, Katanya Aktingnya Bagus
Warta Kota
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Haji Abraham Lulung Lunggana 

WARTA KOTA, PALMERAH - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung tertawa ketika ditanya pendapatnya soal nota pembelaan Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama. 

Baca: Komentari Ahok Nangis di Pengadilan, Rachel Maryam Malah di-Bully Netizen

Menurut dia, sikap Basuki atau Ahok yang menangis saat membaca nota pembelaan hanyalah pura-pura. 

Baca: Inilah Penyebab Ahok Menangis di Sidang Penodaan Agama

"Ha-ha-ha, akting nangis dia. Masa bapaknya dibawa-bawa, Gus Dur dibawa-bawa, itu mah akting namanya," ujar Lulung ketika dihubungi, Selasa (13/12/2016). 

Baca: Inilah Tanggapan Media Asing Termasuk Media China terhadap Tangis Ahok di Persidangan

Lulung merasa Ahok tidak menunjukkan penyesalan dalam nota pembelaan itu.

Seharusnya, kata Lulung, Ahok menyampaikan permohonan maaf saja sambil berjanji tidak mengulanginya lagi.

Bukan malah menjelaskan bahwa dia tidak mungkin menodakan agama Islam.

"Ahok bilang mana mungkin menistakan (agama) lalu orangtuanya, orangtua angkatnya, sampai Gus Dur dibawa, itu kan bukan masalah orang tua. Saya juga dididik sama orangtua saya dengan bagus. Tapi ini bagaimana mulutmu kan harimaumu," ujar Lulung.

Lulung juga tidak sepakat dengan penjelasan Ahok yang menyebut Al-Quran surat Al-Maidah ayat 51 sering digunakan untuk mencegah calon kepala daerah non-muslim untuk menjadi kepala daerah. 

Menurut Lulung, warga minoritas pun memiliki hak yang sama untuk memimpin daerah apa saja.

Hal tersebut sudah diatur dalam undang-undang bahwa semua warga negara punya hak sama dalam pemerintahan.

Halaman
123
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved