Berita Video: Pengembang Janji, akan segera Perbaiki Drainase Rusak di Graha Cinere I
Drainase makin banyak yang rusak dan jebol serta mengalami pendangkalan. Sehingga, air sampai meluap ke pemukiman dan di beberapa RT.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA, DEPOK -- PT Megapolitan Developments (MD), selaku pengembang Perumahan Graha Cinere I, di RW 12, Kelurahan Limo, Depok, berjanji akan memenuhi semua permintaan warga di perumahan itu mulai dari perbaikan drainase, perbaikan pagar pembatas serta perbaikan jalan lingkungan, agar permukiman warga tidak lagi tergenang banjir hingga 50 cm, saat hujan turun.
Namun pengerjaannya akan dilakukan bertahap serta direncanakan mulai dilakukan akhir November 2016 ini.
Hal itu dikatakan Public Relation Managar PT Megapolitan Developments Gloria Munthe kepada Warta Kota, Senin (21/11/2016).
"Permintaan warga Graha Cinere I sudah ditanggapi oleh manajemen kami. Ketua RW 12 Graha Cinere sudah melakukan komunikasi dengan tim kami, perihal rencana perbaikan fasum di perumahan Graha Cinere. Pekerjaan tersebut akam dilakukan secara bertahap mulai akhir November ini," kata Gloria.
Seperti diketahui 300 kepala keluarga (KK) di 5 RT di RW 12, Limo, di Perumahan Graha Cinere I mengeluhkan rusaknya hampir semua drainase di lingkungan mereka, termasuk rusaknya pagar pembatas di sekeliling perumahan dan jalan lingkungan.
Akibatnya permukiman warga kerap dilanda banjir sampai 50 cm atau setinggi lutut orang dewasa saat hujan turun sejak 5 tahun belakangan ini.
Bahkan di beberapa titik drainase yang rusak kini berubah menjadi ranjau bagi warga, saat hujan datang dan wilayah mereka tergenang banjir.
Rusmali warga Perumahan Graha Cinere I, menuturkan lubang drainase yang menganga dan tertutup genangan air beberapa kali sudah memakan korban dan membuat warga baik pejalan kaki, atau pengendara motor terjerembab.
Bahkan akhir tahun lalu, ada korban tewas akibat drainase yang rusak itu. Dimana seorang pemuda terjerembab ke dalam drainase yang berlubang dan akhirnya hanyut masuk ke Kali Grogol hingga jenasahnya ditemukan di aliran Kali Grogol di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Ia mengatakan sudah puluhan warga yang menjadi korban terjerembab di drainase yang rusak karena tidak pernah diperbaiki pengembang perumahan yakni PT Megapolitan Developments (MD) sejak 1993.
"Kalau korban luka sudah ada puluhan warga jadi korban karena drainase rusak dan dibiarkan pengembang. Bahkan pernah ada yang hanyut dan meninggal karena drainase rusak di dekat pos satpam," kata Rusmali kepada Warta Kota, Senin (21/11/2016).
Yakub, Ketua RW 12, Limo, Perumahan Graha Cinere I menuturkan korban tewas karena drainase rusak di wilayahnya itu terjadi akhir tahun lalu. "Korbannya hanyut masuk ke Kali Grogol dan ditemukan di aliran kali di Lebak Bulus," kata Yakub.
Karena banyaknya korban dan drainase rusak yang menjadi penyebab wilayah mereke tergenang banjir puluhan kali sejak 5 tahun lalu, menurut Yakub, pihaknya sudah sangat sering meminta pengembang PT MD agar memperbaiki drainase rusak, termasuk jalan lingkungan rusak serta pagar tembok pembatas.
"Tapi sampai sekarang tidak pernah direalisasikan," katanya.
Menurutnya ada sekitar 300 rumah atau kepala keluarga di 5 RT di Perumahan Graha Cinere yang kerap tergenang banjir akibat rusaknya dan tidak memadainya drainase di lingkungan mereka.