Rabu, 15 April 2026

Sentul Bogor Disasar Jadi Pusat Bisnis dan Niaga

Galleria Mall Vivo yang dibangun di lahan seluas 3 hektar merupakan bagian dalam kawasan hunian dan bisnis terpadu Vivo Sentul, yang dikembangkan PT M

Penulis: Budi Sam Law Malau |
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Penandatangan kerjasama PT MD dengan PT PP, untuk membangun Galleria Mall Vivo, sebuah pusat belanja yang menaikkan potensi ekonomi wilayah Bogor. 

"Begitu juga dengan pembangunan infrastruktur kereta ringan (light rail transit /LRT) yang akan sampai ke Bogor," katanya.

Pembangunan kereta ringan tersebut diperkirakan akan selesai di tahun 2018.

Dimana LRT koridor Cibubur-Bogor merupakan satu dari enam jalur LRT yang akan dibangun dengan memiliki empat stasiun yakni Cibinong, Sirkuit Sentul, Sentul City dan Kota Bogor (Baranangsiang dan Tanah Baru).

Karenanya kata Desi, Galleria Mall Vivo dapat diakses dengan mudah yaitu hanya lima menit dari pintu Tol Sirkuit Sentul.

Selain itu aksesnya dekat dengan stasiun Bogor, terminal Baranangsiang, stasiun LRT, serta memiliki sistem keamanan 24 jam.

"Galleria Mall Vivo juga akan dilengkapi dengan fasilitas convention hall serta area parkir mobil dan motor yang luas," katanya.

Menurutnya Galleria Kiosk sendiri ditawarkan mulai dari Rp 200 jutaan per unit.

"Harga tersebut sudah mengalami peningkatan hingga 35 persen sejak diluncurkan pada akhir tahun 2015 lalu” kata Desi.

Menurutnya untuk kawsan terpadu Vivo Sentul sendiri yang menelan biaya investasi sekitar RP 750 Miliar telah menyelesaikan pekerjaan pemancangan tiang yang dilakukan awal 2016.

Ditarrgetkan pembangunan tahap pertama ini selesai pada akhir tahun 2017, dengan jadwal penutupan atap bangunan Galleria Mall Vivo dilakukan di semester pertama 2017.

Sementara itu, untuk serah terima unit Galleria kios, akan dilakukan bertahap mulai Oktober 2017. Sedangkan Vivo Mall ditargetkan beroperasi di awal tahun 2018.

Sementara itu, Kepala Divisi Operasi Cabang IV PT PP (Persero) Tbk, Anton Satyo Hendriatmo mengatakan, pihaknya sangat bangga mendapat kesempatan untuk mengerjakan proyek skala besar yang dikembangkan oleh PT Megapolitan Developments Tbk.

"Sesuai dengan misi perusahaan, kami tidak ingin hanya sekedar membangun, tapi juga memberikan jasa konstruksi dengan nilai tambah untuk mencapai bangunan yang berkualitas bagi klien kami," katanya.

Sampai dengan Oktober 2016, penjualan Galleria Kiosk sudah mencapai 60 persen dari total 792 unit yang dipasarkan.

Sedangkan sewa di pusat perbelanjaan Vivo Mall telah mencapai 55 persen dari total area 31.889m2.

Beberapa tenan yang telah memberikan komitmen dan dipastikan hadir di area perbelanjaan ini diantaranya Centro Department Store, Cinema CGV Blitz , Fun World, dan Optik Melawai.(bum)

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved