Kamis, 28 Mei 2026

Eksklusif Warta Kota

Beginilah Pasar Loak Legendaris Poncol Saat Ini

Kawasan Poncol merupakan kawasan yang didominasi oleh pedagang informal, khususnya barang bekas. Inilah kondisinya.

Tayang:
Editor: Suprapto
Joko Supriyanto
Kondisi Pasar Poncol, pasar yang menjual barang loak, di Jakarta Pusat, Selasa (15/11/2016) 

"Dari depan sampai Jalan bungur 8 (Pasar Sayur) itu dikelola oleh koperasi, sedangkan yang lainya dikelola oleh pihak lain, namun tidak menutup kemungkinan mereka bisa menjadi PKL binaan koperasi," kata Micky pria yang sejak tahun 88 bekerja di Pasar Poncol.

Pedagang di Pasar Poncol, umumnya memiliki spesialisasi.

Ada yang spesialis alat-alat elektronik, alat rumah tangga, pakaian, sepatu, alat bangunan, batu mulia, aksesoris motor dan mobil dengan harga yang relatif murah.

Beberapa aksesori klasik juga bisa ditemukan disini seperti koper tua, tas dan dompet kulit, kamera analog, lampu hias, kaset-kaset lagu lama, plat, mesin ketik, telepon, hingga jam antik di gang-gang yang tempatnya agak tersembunyi.

Memang, dibutuhkan kesabaran ekstra untuk mencari barang yang sesuai selera dan masih dalam kondisi 90 persen baik.

Pantauan Warta Kota, Lalu lalang pengujung memang masih terlihat, di Pasar yang berdiri sejak tahun 60an ini, beberapa pengujung juga masih melakukan transaksi tawar menawar kepada pedagang. Adapula pedagang yang meneriakkan jika barang dagangnya diskon.

"Ayo penglaris, penglaris beli satu, beli dua gratis plastik," teriak salah satu pedagang baju, untuk menarik perhatian pengujung.

Asep (32) salah seorang pengujung Pasar Poncol, ia mengaku memang sering berbelanja di dipasar senen namun ia pun tak lupa mengunjung Pasar Poncol, dikarenakan harga yang murah serta barangnya masih bagus.

"Saya biasa beli pakaian kalo di senen, sedangkan di Poncol biasa cari barang-barang antik saja buat pajangan, beberapa minggu lalu saya sempat mendapatkan kamara analog  dengan harga 70 ribu, lumayan kan buat pajangan dikamar," katanya.

Pasar Poncol saat ini, tidak hanya menjual barang-barang bekas saja, namun barang-barang baru pun sudah banyak dijumpai, seperti baju, jam, dan alat musik.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved