Melirik Bidadari Duta Rokok Bandara Soetta Asal Bali
Okta yang berparas cantik dan memiliki postur proposional itu tak segan - segan menegur penumpang yang merokok di sembarang tempat.
WARTA KOTA, TANGERANG - Komang Oktaviani Suhamadi (19) tampak sibuk berkeliling Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.
Gadis asal Bali ini mengitari Bandara Soetta guna menegur para perokok di sekitar area tersebut.
Ia didapuk sebagai Duta Rokok di Bandara Soekarno Hatta.

Komang Oktaviani Suhamadi (19) saat berada di area merokok Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Minggu (30/10).
Perempuan yang disapa Okta ini menggunakan sepatu roda saat menelusuri Terminal 3 Ultimate.
Mengenakan kaos warna kuning dibalut celana jeans disertai topi, wanita berusia 19 tahun itu mulai beroprasi.
Okta yang berparas cantik dan memiliki postur proposional itu tak segan - segan menegur penumpang yang merokok di sembarang tempat.
Bahkan perempuan dari Pulau Dewata ini juga tidak malu memunguti puntung - puntung rokok di area Bandara Soetta.
Ia juga turut membersihkan lantai yang bercecer dari sisa - sisa abu rokok tersebut.
"Duta Rokok ini tugasnya melarang penumpang agar merokok tidak sembarangan tempat. Diarahkan untuk ke area smoking yang sudah disediakan oleh pihak Bandara," ujar Okta tersenyum manis saat berbincang hangat dengan Warta Kota di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Minggu (30/10).
Hal tersebut bertujuan agar pengguna jasa yang lainnya tidak terganggu oleh kumpalan asap rokok itu.
Ia juga memberikan informasi dan membantu para penumpang yang masih kebingungan di Terminal 3 yang masih baru ini.
"Kendalanya sih waktu saat ngarahin penumpang, terkadang dianggap remeh. Para perokok susah diarahinnya, malah sayanya yang dimarahi," ucapnya.
Kendati demikian, Okta selalu memasang senyum simpul sambil memberikan penjelasan kepada calon penumpang tersebut.
Ia mengaku lebih sulit nengarahkan perokok yang merupakan warga negara Indonesia (WNI).
"Lebih susahnya lebih susah tegur WNI daripada WNA (warga negara asing). Kalau WNA itu ngeyel dibilanginnya," kata Okta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20161030melirik-bidadari-duta-rokok-bandara-soetta-asal-bali_20161030_095759.jpg)