Rio Dewanto Gunakan Akting Mencari Investor
Aktor Rio Dewanto (29) memiliki pekerjaan baru di dunia perfilman Indonesia, selain mempamerkan kemahirannya dalam berakting.
WARTA KOTA, PALMERAH - Aktor Rio Dewanto (29) memiliki pekerjaan baru di dunia perfilman Indonesia, selain mempamerkan kemahirannya dalam berakting.
Pria yang akrab disapa Rio ini rupanya mencoba pekerjaan baru menjadi produser, dengan memproduseri film pertamanya yang bertajuk 'Wonderful Life' karya Penerbit KPG.
Saat berkunjung ke kantor redaksi Warta Kota dan Tribunnews.com di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (30/9) Rio mengaku sudah memiliki kenyamanan, untuk menjadi produser.
"Menjadi produser pengalamannya menarik juga. Menariknya itu dari proses produksi, promosi, hingga penjualan," kata Rio.
Suami dari Atiqah Hasiholan ini membandingkan dirinya, ketika bekerja menjadi seorang aktor yang memerankan sebuah karakter tertentu.
Rio menganggap tantangan menjadi seorang aktor dan produser itu sangat berbeda. "Kalau jadi pemain itu menganalisa skenario dan karakter. Jadi tantangannya berbeda," ucapnya.
Film 'Wonderful Life' yang diperankan oleh istrinya itu, menjadi pembelajaran dan motivasi untuk dirinya agar bisa terus memproduksi film-film lainnya.
Menurut Rio, ia juga bisa berakting ketika menjadi seorang produser, yang sedang menawarkan ke seorang investor untuk mendanakan karyanya.
"Nawarin ke investor ada aktingnya juga. Malah lebih banyak aktingnya ke investor. Nambah kreatifitas saya juga," ungkapnya.
Kendati demikian, Rio juga mengaku pernah ditolak oleh investor ketika ia berjuang dan berusaha menawarkan karyanya, untuk didanai oleh investor tersebut.
"Pernah terjadi penolakan waktu itu sih bukan film. Tapi sebuah program televisi. Jadi yah enggak kapok," kata Rio Dewanto.
Film Wonderful Life merupakan film bercerita tentang Amalia yang tumbuh dewasa dengan menyakini dirinya bukan apa-apa, sampai ia menjadi pribadi yang pintar, berprestasi, dan harus jadi orang.
Ia juga menginginkan anaknya, Aqil memiliki prinsip yang sama seperti dirinya. Namun, Aqil sangat kesulitan dalam membaca apalagi harus berprestasi, karena sejak kecil ia ia memiliki disleksia.
Awalnya, Amalia mengira dapat mengatasi semuanya, perlahan-lahan ia mulai menyadari bahwa dirinya tidak memiliki kontrol atas dunianya Aqil.
Aqil memiliki kemampuan yang luar biasa di bidang seni. Khususnya pada seni lukis. Karya lukisannya itu mampu menggambarkan apa yang berada di sekelilingnya, dengan sangat detil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20161002rio-dewanto-gunakan-akting-mencari-investor_20161002_105037.jpg)