Rabu, 13 Mei 2026

Kampung Apung

Cerita Asal Usul Kampung Apung Kapuk

Kampung Kapuk Teko alias Kampung Apung memang indah di tahun 1970an. Tapi segalanya berubah dan kacau di era 1980an.

Tayang:
Editor: Suprapto
Wartakotalive.com/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Permukiman Kampung Apung, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (19/9/2016). 

Pergudangan pertama dibangun di belakang Kampung Apung pada tahun 1986.

Susnadi ingat betul itu. Sebab sejak pergudangan dibangun, kampungnya mulai sering tergenang air walau belum tinggi.

Di tahun 1990an area pesawahan terus terpangkas. Berganti jadi jejeran perumahan dan pabrik. Kacau.

Semuanya mengurug tanah dan menjadi lebih tinggi dari Kampung Apung.

Bahkan di tahun 1993, jalan di depan Kampung Apung ditinggikan oleh Pemprov DKI.

Disamakan dengan tinggi pabrik dan jalan masuk ke perumahan.

Kampung Apung kemudian jadi paling rendah disana dan berbentuk seperti mangkuk.

Banjir pertama pun terjadi tahun 1996 dan kampung apung tak pernah mengering sejak itu.

Perlahan wilayahnya berubah jadi rawa. Pohon-pohon buah hilang. Jalan berpasir tipis hilang. Rumah-rumah warga pun tenggelam. Warga tak lagi berpijak ke tanah.

Di tahun 2003 Pemprov DKI kembali meninggikan jalan. Kampung Apung makin tenggelam. Banjir besar kembali terjadi tahun 2007.

Dan kini tiap tahun banjir rutin terjadi. Warga sudah beradaptasi dengan tak menempatkan apapun di lantai dasar rumah.

Barang-barang penting diletakkan di lantai atas rumah atau loteng.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved