Kopi Beracun

Sejumlah Petunjuk Terekam Dalam CCTV Cafe Olivier

Devi menyampaikan bila dirinya berulang kali meminta agar Jessica ikut menolong Mirna yang tidak sadarkan diri.

Sejumlah Petunjuk Terekam Dalam CCTV Cafe Olivier
Rangga Baskoro
Rekaman CCTV yang diperlihatkan pada sidang kasus Jessica di di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kemayoran, pada Selasa (20/7). 

WARTA KOTA, KEMAYORAN -- Layaknya film berjudul I Robot (2014), teka-teki kematian Wayan Mirna Salihin usai mencicipi Es Kopi Vietnam di Cafe Olivier West Mall Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (6/1) mulai terungkap.

Petunjuk kecil atas kematian Dr Alfred Lanning yang dianalogikan oleh Will Smith, pemeran detective Del Spooner sebagai remah-remah roti itu terbuka seiring digelarnya persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Petunjuk kecil tersebut disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ardito Muwardi berupa rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) ketika Mirna mengalami kejang dan mulai dievakuasi pegawai Cafe Olivier menuju klinik West Area Grand Indonesia pada saat kejadian.

Dalam rekaman kamera CCTV yang berada persis di atas meja nomor 54 itu, sosok terdakwa, Jessica Kumala Wongso (27) terlihat tidak bergeming dan tenang ketika mendapati temannya sekarat.

Hal tersebut berbeda dengan sahabatnya, Hani (27) ataupun pegawai Cafe Olivier yang datang bersusulan menolong korban.

Sikap Jessica dalam rekaman CCTV yang diputar di persidangan itu pun dikuatkan oleh keterangan Devi selaku Manager Cafe Olivier.

Devi menyampaikan bila dirinya berulang kali meminta agar Jessica ikut menolong Mirna yang tidak sadarkan diri.

"Saya coba minta beberapa kali supaya Jessica ikut menolong, tapi dia diam saja. Sampai akhirnya dia ikut bantu angkat waktu almarhum diangkat dari lantai ke atas kursi roda," ungkapnya dalam sidang lanjutan ke sembilan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (28/7).

Namun, kesaksian Devi rupanya disanggah oleh Jessica, perempuan berperawakan tionghoa itu mengaku tulus dan terdorong untuk membantu korban tanpa diminta oleh Devi ataupun pegawai Cafe Olivier sebelumnya.

"Saya keberatan yang mulia (Majelis Hakim-red), saya tulus bantu Mirna waktu itu, bukan karena ada perintah dari saksi atau (pegawai Cafe Olivier-red) lainnya," ungkap Jessica.

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved