Minggu, 12 April 2026

Lebaran 2016

Loket Tiket PO Terminal Pulogadung Bobrok Akan Dibongkar

"Ini (Terminal Pulogadung) kalau masih bobrok begini, apa bongkar saja ya?"

Editor: Suprapto
Wartakotalive.com/Panji Baskhara Ramadhan
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Elly Sinaga, marah melihat bobroknya Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (3/7/2016). 

WARTA KOTA, PALMERAH— Emosi Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Elly Sinaga, meledak saat melihat bobroknya Terminal Pulogadung, Jakarta Timur.

BPTJ kemarin  melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke terminal.

Banyak bus tak layak operasi, hingga terlantarnya sejumlah pemudik, membuat sejumlah loket tiket PO Terminal Pulogadung terancam ditutup.

"Ini (Terminal Pulogadung) kalau masih bobrok begini, apa bongkar saja ya? Saya berpikir, PO-PO di sini calo-calo semua nih, bisa-bisanya ngebohongin dan bikin ribet pemudik? Ya kan? Bongkar saja lah kalau begitu. Ini saya enggak mau lihat lagi deh, PO-PO bus Jawa Tengah dan Jawa Timur ada di sini nih," kata Elly saat didampingi Edi Nursalam selaku Direktur Prasarana BPTJ Kemenhub RI di lokasi sidak.

Dalam sidak itu, Elly bersama jajarannya menyapa para pemudik, serta melihat kondisi setiap bus-bus yang hendak beroperasi mengantar para pemudik.

Tak ayal, banyak bus-bus yang tak tertempel stiker layak operasi dan membuat Elly emosi.

Emosi Elly semakin meledak saat tahu banyak pemudik atau pengguna jasa angkutan darat itu terlantar akibat bobroknya pelayanan PO-PO bus di Terminal Pulogadung.

Tak hanya terlantar, mahalnya tiket bus, tak diketahuinya jadwal keberangkatan, hingga minimnya bangku tunggu Terminal Pulogadung, membuat Elly semakin marah.

"Ibu mau kemana? Jam berapa berangkat?" tanya Elly ke salah satu calon penumpang bus atau pemudik.

Wanita berkerudung putih dengan wajah penuh keringat lantaran pengapnya di Terminal Pulogadung, mengeluhkan akan ketidakpastian waktu keberangkatan bus.

Wanita yang penuh membawa barang-barang bawaan ini mengaku, dirinya kelelahan menunggu bus tujuan Solo.

"Saya mau ke Solo bu. Di kupon tiket ini tertulis jam 12 siang berangkat. Tapi saya hampiri PO-nya, bilangnya jam 2 siang. Nah ini sudah jam 3 sore, bus saya kemana saya enggak tahu. Di suruh nunggu di sini, tapi petugas PO bus-nya bilang dalam perjalanan. Kapan sampainya bu? Sebenarnya dipersiapkan enggak sih? PO-PO di sini dipercaya enggak sih," ucap wanita bernama Husni (40), yang saat itu membawa empat anaknya yang masih kecil.

Mimik wajah Elly pun kaget dan meminta Husni menunjukkan kupon tiketnya.

Elly pun geleng-geleng kepala sembari menyeletuk 'Amburadul nih Terminal', sembari melangkah cepat menuju loket tiket PO bus Harapan Jaya.

"Saya baru tahu mbak ada sistem pengunduran waktu begini. Ini penumpang terlantar begini dan enggak jelas nih waktu berangkatnya. Ini terlambat dua jam. Kamu (PO) di sini ada kompensasi enggak buat penumpang?" jelas Elly ke salah seorang wanita berjilbab abu-abu yang tengah menjaga loket tiket PO bus Harapan Jaya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved