Pencurian
Empat Pria Ini Ngaku Sembilan Kali Curi Mobil Taksi
Empat pelaku tindak pidana pencurian berupa mobil taksi 'Koperasi', pasrah dibekuk Unit Resmob Polsek Metro Kelapa Gading, Minggu (24/4) lalu
WARTA KOTA, KELAPA GADING - Empat pelaku tindak pidana pencurian berupa mobil taksi 'Koperasi', Jaya Kusuma (40), Yanto (49), Rifki (28) dan Sayuti (51), pasrah dibekuk Unit Resmob Polsek Metro Kelapa Gading, Minggu (24/4) lalu, sekitar pukul 17.00 WIB.
Para pelaku ini mengaku sudah melakukan aksi tersebut sebanyak sembilan kali.
"Sudah sembilan kali memang. Selain buat bayar kontrakan, juga buat kebutuhan sehari-hari. Ya namanya butuh, Yanto ajak saya untuk seperti ini," kata Rifki di Polsek Kelapa Gading, Jumat (29/4).

Tersangka lainnya, Sayuti, juga menuturkan hal yang sama seperti Rifki, yakni turut serta berkomplot membantu tiga rekannya melakukan pencurian mobil taksi yang tengah terparkir hanya untuk kebutuhan sehari-hari.
Menurut dia, aksinya kebanyakan dilakukan di Mall-mall ternama di Kawasan Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
"Ya paling sering di Mall Artha Gading, atau mall-mall lain di Jakarta," singkatnya sambil menundukkan kepalanya.
Sementara itu, Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Argo Wiyono membenarkan para residivis tersebut sudah sembilan kali melakukan aksi pencurian mobil taksi, di beberapa lokasi parkir mal-mal yang ada di Jakarta.
Kronologis awal, korban yang merupakan sopir taksi Arief Budiman (40) memarkirkan mobil taksinya di Parkiran mobil Basement Mall Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ia yang datang ke Mall Artha Gading diketahui ingin bertemu temannya.
"Saat keluar dari mobil tersebut, korban tak tahu jika mobil korban diincar para pelaku. Para pelaku ini pun kerap berhasil melakukan aksinya dengan menggunakan kunci Letter T," ungkap Argo.
Dalam aksinya, kata Argo, awal mula Jaya dan Yanto membagi peran. Jaya yang berperan menjadi supir taksi mengendarai mobil taksi yang ditumpangi Yanto.
"Hal itu agar dapat masuk ke area parkir Mall Artha Gading. Keduanya terlebih dahulu berputar-putar untuk memantau suasana. Situasi parkir basement yang sepi dan seringnya lolos dari penjaga membuat kesempatan mereka semakin terbuka lebar. Para pelaku ini mulai beraksi, sembari memaju mundurkan mobil seolah-olah ingin parkir," katanya.
Dirasa aman dan usai memarkirkan taksinya, kedua pelaku turun dari mobil dan mengincar mobil korban.
Jaya selaku otak pencurian ini, menggunakan kunci letter T agar berhasil mencongkel movil korban.
"Pelaku (Jaya) mencongkel mobil dan mencari barang-barang korban yang ditinggal di dalamnya. Sementara Yanto, berpura-pura menelepon dengan dalih agar tidak dicurigai pihak security mall.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160430empat-pria-ini-ngaku-sembilan-kali-curi-mobil-taksi_20160430_104951.jpg)