Minggu, 26 April 2026

Pembunuhan

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Bertato di Tambun

Motif pembunuhan ini, kata dia, dilatarbelakangi oleh rasa jengkel Erik karena tak tahan kerap ditagih korban untuk membayar miras yang ditenggaknya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, BEKASI - Anggota Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi menangkap pembunuh wanita bertato yang ditemukan tewas di sebuah kebun kosong, Kampung Pekopen Selatan RT 01/06 Desa Lambangjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (14/3) dini hari lalu.

Pelaku bernama Erik Ganda Sitohang (23) ini, kemudian digelandang ke Mapolresta Bekasi Kota untuk diinterogasi.

Sementara identitas korban telah diketahui bernama Fuji Noviyanti (18), warga Deplat Desa Pasir Buncir RT 02/04, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi, Komisaris Raden Mohammad Jauhari mengatakan, korban bekerja sebagai 'mami' di sebuah kafe tempat pelaku berpesta miras dengan ketiga rekannya.

Motif pembunuhan ini, kata dia, dilatarbelakangi oleh rasa jengkel Erik karena tak tahan kerap ditagih korban untuk membayar miras yang ditenggaknya.

"Saat itu, kafe yang dikelola korban sudah mau tutup. Korban lalu menagih biaya miras yang diminum pelaku dan rekannya mencapai Rp 1,4 juta," kata Jauhari, Selasa (15/3).

Jauhari melanjutkan, karena Erik tak membawa uang tunai, dia lalu beralasan hendak mengambil uang di rekeningnya lewat mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Khawatir Erik melarikan diri, Fuji mendesak untuk ikut menemani pelaku mengambil uang di mesin ATM.

Pelaku dan korban, akhirnya berboncengan naik motor Yamaha Vixion milik Erik.

Naas, setibanya di mesin ATM, pelaku kembali berulah. Dia beralasan, kartu ATM miliknya tertinggal di rumah pamannya di daerah Setu, Kabupaten Bekasi. Mereka berdua, lalu bergegas ke rumah paman Erik untuk mengambil kartu ATM.

Di tengah perjalanan, rupanya mereka terlibat percekcokan. Karena kesal kerap dihina tak memiliki uang, Erik kemudian membelokan motornya ke kebun kosong di lokasi.

Saat situasi sepi, Erik kemudian menampar pipi dan memukul wajah Fuji dengan tangan kosong.

Bahkan pelaku menyekap mulut korban menggunakan rumput yang ada di lokasi hingga meregang nyawa.

"Korban sempat melawan, cuma karena tenaga pelaku lebih besar akhirnya dia tak berdaya saat dianiaya pelaku," ucap Jauhari.

Mengetahui Fuji telah tewas, Erik kemudian melucuti pakaian korban sampai bugil.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved