Jumat, 10 April 2026

Ayah dan Ibu Bernyanyi, Anak pun Bahagia

Ayah dan ibu yang menyanyikan lagu untuk anaknya membuat mereka bahagia.

Penulis: |
Daily Mail
Ilustrasi, kasih sayang ibu dan ayah kepada anak mereka. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Seorang ibu muda bercerita, ketika masih lajang, momen paling bahagia ketika gajian dan bisa membeli barang yang diinginkan.

Entah sepatu, tas, atau pakaian. Kini setelah punya bayi, bahagia bisa tak kenal waktu.

Saat bayinya pertama kali bisa tersenyum saja, hatinya ‘berbunga-bunga’ bahagia.

Pertama kali berkata ‘mama’, menghabiskan seporsi nasi tim, atau mulai berjalan dan banyak momen yang membuat ibu ini bahagia.

Brand Manager Lactogrow, Gusti Kattani Maulani mengatakan, dari survei yang dilakukan, rata-rata para ibu mengatakan, sudah cukup bahagia.

Seperti juga Kinanti, mereka menganggap bahagia itu sederhana. Bisa pergi bersama keluarga saat weekend saja sudah bahagia, dan juga melihat suami mereka terlibat dalam pengasuhan si kecil juga jadi jawaban para ibu tentang makna kebahagiaan.

“Mereka justru takut anak-anaknya yang kurang bahagia karena hanya punya waktu sedikit dengan keluarga (orangtua, Red). Apalagi ibu yang juga bekerja, ditambah kondisi macet yang membuat pulang malam, dan anak-anak sudah tidur ketika sampai di rumah,” kata Gusti di acara Nestle Lactogrow  dengan tema Happy Date With Legendaddy at Winter Land di Kota Kasablanka, Sabtu (27/2/2016).

“Jika ada yang bilang, bahagia itu sederhana, memang betul. Sumber kebahagiaan itu ada di rumah,” kata Kinati (25).

Bagaimana dengan Anda?

Para ibu juga menyatakan pola asuh anak berperan penting dalam menentukan kebahagiaan keluarga. Misalnya pola makan yang teratur karena hal itu menyangkut kesehatan anak yang berujung pada kebahagiaan keluarga.

Selain itu,  mereka juga menyatakan keharmonisan dan kerjasama yang baik antara ibu dan ayah dalam pengasuhan anak sebagai faktor penting dalam menyempurnakan  kebahagiaan keluarga.

Meluangkan waktu untuk bermain bersama anak dan beraktivitas akhir pekan dengan keluarga juga merupakan hal sederhana yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keharmonisan hubungan keluarga.

Psikolog, Rini Hildayani mengatakan, kebahagiaan keluarga bisa dlihat dari bagaimana hubungan orangtua dan anak yang terjalin harmonis.

Baik secara emosional atau dekat secara fisik. Semakin bertambah usia anak, bisa lebih dijalin hubungan dengan saling berdiskusi.

Bila sudah terjadi hal ini, orangtua bahagia melihat anak, anak juga bahagia melihat hubungannya dengan orangtua.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved