Konsultasi
Jangan Takut Mempersiapkan Kematian
Tanpa takut pada kematian, kita dapat hidup dengan lebih semangat dan dapat mengambil lebih banyak kesempatan untuk mencapai pertumbuhan dan pengayaan
Anda dapat menambahkan kata-kata lain pada daftar tadi. Bagaimana rasanya masing-masing? Mana yang paling sulit untuk dikatakan? Mana yang mudah?
Mana yang membuat tidak ada reaksi tertentu? Mana yang Anda hindari, atau ingin hindari?
Perhatikan mana kata-kata yang sulit bagi Anda, dan pertimbangkan arti yang Anda berikan pada kata-kata itu. Anda mungkin menemukan diri Anda mengingat sesuatu dari masa lalu Anda.
Anda juga mungkin memperhatikan adanya suatu area ketakutan. Yang paling penting, biarkan diri Anda sendiri untuk menguji perasaan yang timbul dari latihan ini.
Untuk menjadi lebih akrab dan nyaman dengan kata-kata yang berhubungan dengan kematian, gunakan kata-kata tersebut dalam kalimat.
Pertama perhatikan kata-kata yang menghasilkan kecemasan pada Anda dalam latihan sebelumnya.
Sekarang tempatkan kata-kata itu menjadi kalimat yang mungkin berarti untuk Anda.
Tuliskan atau ucapkan kalimat tersebut beberapa kali dan lihat bagaimana reaksi Anda.
Misalnya, ”Suami saya sudah meninggal”, ”Sahabat saya dimakamkan”, ”Ibu saya telah pergi”.
Latihan ini memiliki dua tujuan. Tujuan dari bagian pertama adalah untuk menurunkan rasa mudah terpengaruh pada kata-kata tentang kematian, untuk membantu Anda mulai berdamai dengan kematian sebagai suatu kenyataan dan dengan berbagai konsep yang merupakan bagian dari kematian.
Bagian kedua, yang lebih sulit dari latihan ini memungkinkan Anda untuk mulai lebih jujur dengan diri sendiri dan mengakui bahwa orang yang Anda cintai telah meninggal atau justru akan mati. Bagi kita semua ini adalah realitas yang berat untuk dihadapi.
Banyak dari kita hanya membayangkan bahwa kita akan mati lebih dahulu, sehingga kita tidak perlu menderita rasa sakit kehilangan. Atau kita menyangkal bahwa kita atau orang yang kita cintai akan benar-benar meninggal.
Begitu kita mulai menerima gagasan bahwa orang yang kita cintai akan mati, bagaimanapun, kita telah memiliki kesempatan untuk memperluas hubungan tersebut saat ini.
Ketika kita mengakui bahwa ada batasan waktu, kita sering menjadi lebih bersedia untuk menempatkan energi penuh kita ke dalam hubungan bersama, untuk bekerja menyelesaikan masalah, dan untuk berbagi perasaan positif dan negatif secara lebih penuh.
Kita juga menjadi bersedia menyelesaikan urusan yang belum selesai dalam hubungan akrab kita.
Mari saling mempersiapkan diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151210jangan-takut-mempersiapkan-kematian_20151210_171014.jpg)