Senin, 13 April 2026

Koran Warta Kota

Kedubes Bekasi Tempat Nongkrong Paling Asyik

Layaknya sebuah negara, Kota Bekasi juga memiliki Kantor Kedutaan Besar (Kedubes). Namanya Kedubes Bekasi. Hah, apa itu?

Editor: Suprapto
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Fithor Faris (kaos hitam), pengagas Kedutaan Besar Bekasi, di salah satu kios buku bekas miliknya di Jalan Raya Kramatjati No. 2A, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Kedubes ini dibuat sebagai ajang berkumpulnya komunitas anak muda pecinta seni dan budaya di Kota Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI— Layaknya sebuah negara, Kota Bekasi juga memiliki Kantor Kedutaan Besar (Kedubes). Namanya Kedubes Bekasi. Namun bila diamati cermat, kantor yang bermarkas di Jalan Raya Jatikramat No 2A, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, ini lebih mirip tempat nongkrong. Berbeda dengan Kantor Kedubes di Jakarta yang dilapisi pengamanan gedung ekstra ketat.

Disebut mirip tempat nongkrong karena dipenuhi jajanan yang tersedia memakai gerobak. Di sana juga banyak anak muda berkumpul yang condong ke dunia seni dan budaya. “Kedubes Bekasi ini memang dijadikan wadah tempat kumpulnya anak-anak muda pecinta seni dan budaya,” ujar Fithor Faris (34), penggagas Kedubes Bekasi, Kamis (19/11).

Fithor menjelaskan, Kedubes Bekasi bukan kantor perwakilan diplomatik sebuah negara. Akan tetapi, hanya sebuah nama tempat berkumpulnya beberapa komunitas anak muda pecinta seni dan budaya di Bekasi. Awalnya, komunitas tersebut bernama komunitas ‘Pede Gede Kreatif’ yang dibentuk awal 2014.

Namun pertengahan tahun 2015, nama tersebut diubah menjadi Kedubes Bekasi. Begitu hebatnya bisa mengumpulkan beragam komunitas, Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu yang meresmikan Kedubes Bekasi pada 1 November 2015.

Fithor memilih nama itu setelah merasa tidak tahan saat Bekasi kerap di cap dan di bully (diejek) masyarakat melalui media sosial. Menurut dia, ejekan itu sangat berlebihan dan menyakitkan karena Bekasi juga merupakan daerah di Indonesia.

Dia mencontohkan, Bekasi kerap diejek sebagai ‘planet luar angkasa’ karena suhu di Bekasi sangat panas. Ditambah lagi, arus lalu-lintas Bekasi selalu macet. “Nama Kedubes Bekasi ini untuk membalas sindirian bahwa Bekasi merupakan planet luar atau negara luar,” kata Fithor.

Meski baru disahkan, komunitas ini memiliki agenda rutin yang berlangsung satu hingga tiga kali setiap bulan. Misalnya, pembacaan puisi, seni ilustrasi, musik, pembuatan komik, literasi diskusi, pelatihan pembuatan puisi, seni lukis, serta seminar pengusaha muda (enterpreneurship).

“Kami juga menggandeng komunitas Gara Rupa yang konsepnya pada kreatifitas desain. Diharapkan, esok akan semakin banyak komunitas yang nongkrong bareng di sini,” ucapnya.

Bangun Galeri

Ide Fithor untuk membangun wadah komunitas seni dan budaya, rupanya tak main-main. Pria lulusan Magister di Insitut Kesenian Jakarta (IKJ) 2013 ini berencana membangun sebuah galeri di lahan seluas 1.000 meter persegi di sana.

Galeri itu akan memajang ejekan tentang Kota Bekasi di media sosial yang mulai muncul sejak akhir 2014. Diharapkan pengunjung yang datang kesana mengetahui bagaimana kotanya diejek masyarakat. Dari situ, kata Fithor, bisa menimbulkan jiwa-jiwa kreatif bernilai positif di kalangan anak muda.

“Kami ingin membuktikan bahwa Bekasi juga punya potensi di bidang kreatif, seni, budaya,” katanya. “Jadi, jangan ejek Bekasi di media sosial,” lanjutnya.

Terbentuknya nama Kedubes Bekasi ini mendapatkan berbagai respon positif dan negatif dari warga Bekasi. Bahkan ada beberapa yang tidak setuju dan meminta supaya namanya diubah. “Kalau ada yang menolak, mari kita bicarakan sama-sama biar jelas,” kata Fithor.

Ahmad Syaikhu yang meresmikan Kedubes Bekasi mengatakan, kedutaan tersebut memang bukan seperti kedutaan umumnya, yaitu perwakilan sebuah negara di negara lain. “Itu hanya istilah, Kedubes Seni, tidak ada motivasi lain,” kata Syaikhu seraya menjelaskan, Kedubes Bekasi merupakan komunitas kreatif yang dapat menghasilkan sejumlah karya dari tangan anak muda. Misalnya puisi, musik, komik, lukis dan sebagainya.

“Kedubes ini sebagai tempat kumpulnya duta-duta kreatif di bidang seni Kota Bekasi,” katanya. (faf)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved