HL Koran Warta Kota
Ibu-ibu Geram Teriaki Pembunuh
Warga yang sebagian besar ibu-ibu itu mengaku ingin melihat pelaku pembunuhan sadis tersebut.
Penulis: Junianto Hamonangan |
Pelaku awalnya membuka pintu pagar dan masuk ke rumah korban yang pintunya tidak terkunci.
Heri yang mengenakan celana jins pendek dan bersendal jepit terlihat sering tertunduk.
Dia terlihat mengikuti arahan petugas yang memandunya. Reka ulang ini dilakukan untuk mengetahui urutan peristiwa saat pembunuhan terjadi.
Rekonstruksi tersebut juga dihadiri Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Umar Faroq dan Kapolsektro Cakung Kompol Armunanto.
Motif pencurian
Pihak kepolisian memastikan pembunuhan ibu dan anak, Dayu-Yuel oleh Heri Kurniawan bermotif pencurian.
Krishna mengatakan, Heri mengaku butuh uang sehingga melakukan aksi tersebut.
Namun, Krishna mengakui bahwa keterangan Heri masih berubah-ubah.
"Pengakuannya masih berubah-ubah, tetapi kondisinya butuh uang terlilit utang," ucap Krishna di sela-sela rekonstruksi, kemarin.
Usai membunuh korban, Heri mengambil ponsel Dayu. Ia tidak bisa mengambil barang-barang seperti televisi karena beraksi sendirian.
"Dia (tersangka) bilang kalau ada orang lain dan alat transportasi, mungkin sudah membawa TV dan barang lainnya. Yang ada, ketika panik, hanya (mengambil) ponsel," kata Krishna.
Akibat perbuatan tersangka, polisi menjerat pasal berlapis.
Tersangka dikenakan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. (jhs)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151028ibu-ibu-geram-teriaki-pembunuh_20151028_104303.jpg)